banner 728x90

HKN ke-61 di Kutim Meriah, Bupati Ajak Masyarakat Gencarkan PHBS

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman di dampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman di dampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno (Kutimzone.com)

Kutimzone.com, Sangatta – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025 di Kutai Timur berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan warga dari berbagai usia memadati Lapangan Polder Ilham Maulana pada Rabu (26/11/2025) pagi untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan pemerintah daerah, mulai dari senam massal, Gerakan Minum Susu, hingga layanan kesehatan gratis yang disambut hangat masyarakat.

Kegiatan akbar ini turut dihadiri Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, Kadispora Kutim Basuki Isnawan, serta jajaran Forkopimda. Kehadiran para pejabat daerah ini sekaligus menegaskan komitmen Kutim dalam memperkuat kualitas kesehatan masyarakat dan menyukseskan agenda nasional mencetak generasi unggul.

Setelah dibuka dengan senam bersama yang dipenuhi energi peserta, acara berlanjut dengan Gerakan Minum Susu sebagai kampanye peningkatan gizi anak dan remaja. Program ini dirancang untuk mendorong pola konsumsi sehat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan nutrisi sejak dini di tengah masyarakat.

Inisiatif tersebut diteruskan dengan penyuluhan kesehatan gigi oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Di saat yang sama, layanan kesehatan gratis menjadi pusat perhatian warga. Pemeriksaan oleh dokter spesialis anak dan penyakit dalam, cek kesehatan umum, tes golongan darah, hingga donor darah—semuanya mendapat respons positif. Antrean panjang warga mencerminkan tingginya kebutuhan dan antusiasme terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses.

Pada momentum ini, Pemerintah Kabupaten Kutim juga menyerahkan dua jenis sertifikat penting. Pertama, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) diberikan kepada tiga Sentra Pengolahan Pangan (SPPG) APT Pranoto, Swarga Bara, dan Teluk Lingga Sangatta. SLHS menjadi bukti bahwa tempat pengolahan pangan telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi sehingga produk yang dihasilkan aman konsumsi.

Kedua, Bupati Ardiansyah Sulaiman secara simbolis menyerahkan paket alat antropometri kepada satuan pendidikan TK, KB, dan PAUD se-Kutim. Perangkat seperti timbangan, stadiometer, infantometer, dan pita ukur lingkar lengan atas ini berfungsi sebagai alat pemantau tumbuh kembang anak serta deteksi dini masalah gizi. Program ini juga mendukung pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang menyasar pemenuhan nutrisi balita dan anak sekolah melalui pemberian makanan tambahan lokal.

Penyerahan alat gizi tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akurasi pengukuran status gizi serta memperkuat sistem pelaporan kesehatan anak di Kutim. Dengan demikian, pemantauan tumbuh kembang dapat dilakukan lebih tepat dan cepat, sehingga intervensi gizi bisa diberikan sesuai kebutuhan.

Dalam penutupan kegiatan, pemerintah daerah mengajak warga terus menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat di lingkungan masing-masing. Melalui kemeriahan HKN ke-61 ini, Pemkab Kutim berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk membangun generasi kuat, cerdas, dan berdaya saing di masa yang akan datang. (ADV/RI)

Respon (5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *