banner 728x90

Yusri Yusuf Soroti Masalah Listrik dan Komunikasi di Pelosok Kutai Timur

DPRD Kutai Timur

Anggota DPRD Kutai Timur, Yusri Yusuf.

KUTIM – Permasalahan keterbatasan listrik dan jaringan komunikasi di pelosok Kutai Timur kembali menjadi perhatian.

Anggota DPRD Kutai Timur, Yusri Yusuf, menyoroti kondisi ini, terutama di daerah pemilihannya (Dapil II), yang mencakup Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Rantau Pulung, dan Bengalon.

Yusri mengungkapkan bahwa meski Kutai Timur sudah berdiri selama 26 tahun, masih ada ratusan rumah yang belum teraliri listrik. Bahkan, beberapa wilayah juga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Di daerah sebelum Tepian Langsat, banyak warga masih bergantung pada genset dari jam 6 sore hingga 10 malam. Selain itu, air bersih juga belum tersedia,” ungkap Yusri pada Kamis, 14 November 2024.

Ia menambahkan bahwa ada wilayah yang sebelumnya dijanjikan instalasi listrik oleh kontraktor PLN, namun hingga kini belum terealisasi. “Lima tahun lalu, mereka dijanjikan instalasi listrik, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” jelasnya.

Sebagai anggota dewan yang baru dilantik, Yusri berkomitmen untuk membawa persoalan ini ke pemerintah melalui pokok-pokok pikiran (pokir) pada tahun mendatang. Ia menekankan pentingnya komunikasi aktif antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan terkait.

“Masyarakat harus lebih aktif menyampaikan keluhan mereka melalui jalur resmi, misalnya saat reses. Kami sebagai perwakilan rakyat perlu mendengar langsung apa yang mereka butuhkan,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Yusri mendorong adanya pendekatan strategis, seperti hearing antara desa dan pihak terkait, agar masalah ini bisa segera teratasi. Ia juga berharap pemerintah lebih serius menangani persoalan ini agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

“Kami akan terus mendorong agar listrik dan air bersih bisa segera masuk ke semua wilayah. Harapannya, masyarakat bisa hidup lebih nyaman dan setara dengan daerah lain,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *