KUTIM – Anggota DPRD Kutai Timur, Yusri Yusuf, menegaskan fokusnya untuk meningkatkan akses pendidikan dan infrastruktur digital di daerah pemilihannya (Dapil II), yang meliputi Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Rantau Pulung, dan Bengalon.
Menurut Yusri, kebutuhan utama masyarakat di wilayah tersebut mencakup penyediaan sarana transportasi pendidikan dan perbaikan jaringan komunikasi.
Yusri menyoroti perlunya penyediaan mobil operasional sekolah, khususnya di Teluk Pandan, di mana akses ke sekolah sering kali sulit dijangkau.
“Di Teluk Pandan hanya ada satu jalur utama, sehingga masyarakat meminta disediakan kendaraan khusus untuk mengantar dan menjemput anak-anak mereka. Hal ini penting untuk memastikan keamanan, terutama agar mereka tidak perlu menumpang kendaraan umum yang tidak terjamin,” ujar Yusri belum lama ini.
Dia mendorong Dinas Pendidikan untuk segera merealisasikan program ini, baik melalui anggaran daerah maupun penggunaan dana desa.
“Dana desa yang cukup besar bisa dialokasikan untuk menyediakan bus sekolah atau kendaraan lain yang dimodifikasi sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Selain pendidikan, Yusri juga menyoroti minimnya akses jaringan telekomunikasi di wilayah Bengalon, terutama di daerah Tepian Langsat dan sekitarnya.
“Jarak antardesa seperti dari Tepian Langsat ke Hambur Batu mencapai 10-15 kilometer, dan sinyal hampir tidak ada. Ini sangat menyulitkan masyarakat, terutama untuk kebutuhan komunikasi dan akses informasi,” jelasnya.
Yusri berharap pemerintah daerah dan penyedia layanan telekomunikasi dapat segera mengatasi masalah ini dengan membangun infrastruktur jaringan yang memadai.
Politisi Partai Demokrat ini menekankan pentingnya alokasi anggaran yang tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.
“Pemerintah perlu memastikan kebutuhan dasar seperti transportasi pendidikan dan akses sinyal terpenuhi, agar masyarakat di Dapil II dapat merasakan dampak pembangunan secara nyata,” tutup Yusri. (adv)




