banner 728x90

Syaiful Bakhri Perjuangkan Sektor Pertanian dan Perkebunan di DPRD Kutai Timur

DPRD Kutai Timur

Anggota DPRD Kutim, Syaiful Bakhri.

KUTIM – Sebagai anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Syaiful Bakhri mengungkapkan alasan terjun ke dunia politik dan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Bengalon, Rantau Pulung, Teluk Pandan, dan Sangatta Selatan.

Sebagai politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syaiful merasa terpanggil untuk mewakili suara rakyat di DPRD dan fokus pada pemenuhan kebutuhan utama warganya.

“Saya ingin memastikan hak-hak masyarakat di Kutim didengar dan diperjuangkan agar kebutuhan mereka bisa tercapai,” ungkapnya.

Syaiful menegaskan bahwa langkah pertama yang akan ia ambil adalah melakukan pemetaan terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah yang ia wakili.

Dia menyadari sektor pertanian dan perkebunan merupakan mata pencaharian utama bagi banyak warga di Dapil 2, dan itu akan menjadi prioritas utamanya.

“Di wilayah kami, perkebunan karet menjadi sektor utama, selain itu ada juga petani pisang, singkong, dan tanaman lain yang sangat penting untuk penghidupan masyarakat,” jelasnya.

Dia berencana untuk mengusulkan program yang dapat mendukung petani dalam meningkatkan hasil pertanian, seperti pelatihan, penyediaan bibit unggul, dan subsidi pupuk.

Menurut Syaiful, dukungan dari pemerintah daerah sangat penting agar sektor pertanian dan perkebunan dapat berkembang lebih baik, sehingga masyarakat bisa meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka di pasar.

“Bantuan untuk para petani sangat dibutuhkan, baik itu dalam bentuk pelatihan ataupun fasilitas yang mendukung produktivitas mereka,” katanya, berharap agar sektor ini mendapat perhatian lebih.

Sebagai anggota dewan yang baru, Syaiful berkomitmen untuk mendengarkan langsung aspirasi warga dan memahami secara nyata apa yang perlu diperjuangkan untuk kesejahteraan mereka.

“Ini adalah tugas saya, untuk turun langsung ke lapangan dan memastikan apa yang masyarakat butuhkan bisa diperjuangkan,” tutupnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *