banner 728x90
ADV  

DPRD Kutim Penuhi Kebutuhan Infrastruktur Dasar untuk Masyarakat Terpencil

DPRD Kutai Timur

Anggota DPRD Kutim, Syaiful Bakhri.

KUTIM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) kini tengah fokus mendorong pemenuhan infrastruktur dasar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah terpencil.

Anggota DPRD Kutim dari Fraksi PKS, Syaiful Bakhri, menekankan bahwa kebutuhan mendasar seperti jalan, jembatan, air bersih, dan listrik harus segera dipenuhi untuk mendukung pemerataan pembangunan di seluruh Kabupaten Kutim.

“Jalan, jembatan, dan listrik adalah kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat. Ini harus jadi prioritas utama pemerintah,” ujar Syaiful.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat di daerah terpencil tidak tertinggal dalam hal pembangunan.

“Infrastruktur yang layak akan mempermudah mobilitas masyarakat dan mendorong perekonomian lokal, khususnya di wilayah pelosok dan pesisir,” terangnya.

Syaiful juga mengungkapkan bahwa kendala terkait akses air bersih dan listrik masih menjadi permasalahan di sejumlah daerah.

Dia menilai kedua hal ini merupakan kebutuhan pokok yang harus segera dipenuhi agar masyarakat bisa menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Masalah air bersih yang belum menjangkau daerah-daerah terpencil sudah berlangsung lama. Kami terus mendorong agar masalah ini segera diselesaikan,” ujarnya.

Sebagai anggota DPRD, Syaiful menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kebutuhan infrastruktur ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Kami mendorong agar anggaran yang cukup dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dasar ini,” katanya.

Dengan perencanaan yang tepat dan pengawasan yang ketat, Syaiful optimistis bahwa infrastruktur di daerah-daerah terpencil Kutai Timur dapat segera diperbaiki dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kami akan terus mengawal ini agar masyarakat mendapatkan akses yang layak dan pembangunan merata di seluruh Kutai Timur,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *