banner 728x90

Anggota DPRD Kutim Minta Kegiatan Peningkatan SDM ASN Tak Gangguan Layanan ke Masyarakat

Anggota DPRD Kutim, dr Novel Tyty Paemboman.

KUTIM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) dr Novel Tyty Paemboman menilai aparatur haruslah lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, dirinya mendorong agar para ASN di Kutim lebih maksimal lagi dalam pelayanan ke masyarakat.

Salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan adalah, peningkatan sumber daya manusia (SDM) para ASN Kutim. Dengan peningkatan SDM, maka para aparatur ini dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam hal pelayanan.

Peningkatan SDM para ASN dapat dilakukan melalui bimtek, seminar, pelatihan, serta kegiatan lain yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas SDM ASN. Hal ini biasanya dilakukan di luar kota dan tentu menyita waktu para ASN, sehingga berimbas pada pelayanan kepada masyarakat.

Politisi Gerindra itu juga tak menyalahkan bila ASN ke luar kota untuk meningkatkan kapasitas mereka. Dirinya bahkan mendukung hal tersebut. Asalkan, kepergian mereka tidak berimbas pada pelayanan kepada masyarakat.

“Kami di DPRD tidak mempersoalkan apabila pemerintah mau melakukan peningkatan kapasitas bagi pegawainya, mau itu bimbingan teknis, study banding atau apapun, tapi ingat harus ada nilainya dan manfaatnya untuk masyarakat, tapi jangan kelewatan,” ujarnya kepada awak media belum lama ini.

Untuk itu, dr Novel Tyty Paemboman meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim melakukan peningkatan kapasitas ASN dilakukan tanpa menganggu operasional layanan masyarakat. Terutama bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Bagaimana mungkin dalam sebulan tiga kali keluar daerah, berarti berapa hari aja di kantor, dan kalau memang harus ke luar daerah, tolong di lihat juga urgensinya,” ujar dr Novel.

Untuk itu, dia berharap, para aparatur pemerintah daerah bisa lebih optimal dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, dengan alokasi anggaran yang cukup besar yang dimiliki daerah saat ini, perlu adanya langkah-langkah strategis dan cepat agar manfaat dari anggaran yang dimiliki bisa segera dirasakan masyarakat dalam bentuk pembangunan.

“Ini uang rakyat, kalian sudah digaji plus dengan tunjangannya, kalian harus punya tanggung jawab moral yang besar kepada masyarakat,” tegasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *