Bontang – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Indominco yang berlokasi di Desa Sukadamai memasuki tahap akhir penyelesaian. Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras, mengungkapkan bahwa tanggung jawab Pemprov Kaltim dalam proyek senilai Rp59,93 miliar ini telah rampung dan kini tinggal menunggu pemasangan pipa sejauh 26 kilometer oleh PT Indominco.
“Pekerjaan yang menjadi tanggung jawab provinsi sudah selesai. Tinggal fungsional, tinggal menunggu yang menjadi tanggung jawab PT Indominco. Kita berharap Agustus bisa selesai,” ujar Agus usai rapat paripurna di Gedung B DPRD Kaltim, Rabu (28/5/2025).
SPAM ini dirancang untuk memproduksi air bersih hingga 249 liter per detik dan diharapkan mampu melayani kebutuhan masyarakat di Kota Bontang serta sebagian wilayah Kutai Timur. Proyek ini menjadi wujud nyata komitmen Pemprov dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
“Insya Allah tahun ini juga akan fungsional ya, sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat Kota Bontang khususnya, termasuk Kutai Timur, akan terpenuhi,” jelasnya.
Agus menegaskan bahwa peran PT Indominco sangat krusial dalam tahap akhir proyek ini, mengingat mereka bertanggung jawab atas penyambungan jaringan pipa dari area tambang ke instalasi pengolahan air. Menurutnya, seluruh pekerjaan teknis itu sedang dikejar untuk bisa rampung dalam waktu dekat.
“Proyek yang digarap oleh Pemprov Kaltim tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat, terutama air bersih,” tambahnya.
Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar dan terus mendukung proses penyelesaian proyek strategis ini. Menurutnya, keberhasilan SPAM Indominco akan memberikan dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses air bersih.
“Jadi mohon masyarakat Bontang sedikit bersabar untuk menunggu layanan tersebut. Karena ini memang butuh waktu dan proses teknis yang harus diselesaikan secara bertahap,” pungkas Agus.
Dengan target fungsional di tahun 2025, SPAM Regional Indominco diharapkan menjadi solusi permanen atas persoalan air bersih yang selama ini menjadi keluhan utama warga Bontang dan sekitarnya. (ADV).





