Samarinda – Sorotan peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada Senin (20/5/2025) mendapat respon reflektif dari Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kalimantan Timur, Sulasih. Ia menyerukan pentingnya memperkuat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan di tengah kompleksitas dinamika bangsa saat ini.
Dalam keterangannya, Sulasih menyampaikan harapan agar semangat kebangkitan nasional tidak sekadar menjadi simbol sejarah, tetapi dapat memicu rasa cinta tanah air yang lebih nyata dan berdampak luas.
“Semoga semangat Kebangkitan Nasional menjadikan kita dan bangsa tercinta ini semakin membangkitkan rasa nasionalisme, persatuan dan kesatuan bangsa,” ucap Sulasih.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai ajang refleksi kolektif dan memperbaharui tekad menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, langkah awal dapat dimulai dari lingkungan terkecil seperti keluarga dan komunitas lokal.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang berakar pada lahirnya organisasi Boedi Oetomo di awal abad ke-20, menjadi penanda awal bangkitnya kesadaran nasional. Semangat ini, kata Sulasih, harus tetap hidup di tengah tantangan modern seperti disinformasi, polarisasi sosial, hingga krisis kepercayaan publik.
Ia juga menegaskan bahwa persatuan dan nasionalisme menjadi modal utama untuk mendorong kemajuan bangsa dan menjaga stabilitas nasional. “Kita perlu mendorong kembali semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” imbuhnya.
Dengan menyuarakan nilai-nilai kebangsaan ini, Sulasih berharap peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini bukan hanya rutinitas seremoni, tetapi mampu menghidupkan kembali komitmen kebangsaan dan memperkuat fondasi sosial yang menjadi tiang penyangga Indonesia Maju. (ADV)





