banner 728x90

Hari Kebangkitan, Agusriansyah Tekankan Peran Negara di Era Digital

Dr. Agusriansyah Ridwan, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Kalimantan Timur,
Dr. Agusriansyah Ridwan, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Kalimantan Timur,

Samarinda – Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar catatan sejarah, melainkan panggilan untuk membangun masa depan bangsa. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Agusriansyah Ridwan, S.IP, M.Si, pada Selasa (20/5/2025). Menurutnya, nilai-nilai perjuangan seperti nasionalisme, persatuan, serta pentingnya pendidikan harus kembali menjadi ruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Agusriansyah yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPRD Kaltim dan berasal dari Dapil 6 Bontang, Kutai Timur, dan Berau ini menegaskan bahwa semangat Boedi Oetomo harus tetap hidup di tengah generasi muda.

“Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat, itu bukan hanya tema, tapi ajakan nyata untuk bersatu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Ia menilai bahwa Hari Kebangkitan Nasional tahun ini merupakan momentum tepat untuk membangkitkan semangat kolektif seluruh elemen bangsa. Ia menyerukan agar seluruh komponen masyarakat bersatu demi Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.

Lebih lanjut, Agusriansyah menyoroti peran penting negara dalam melindungi generasi muda dari intervensi global. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir memberikan rasa aman dan memastikan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui alokasi anggaran yang optimal.

“Pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, informatika, hingga sertifikasi digital harus jadi fokus. Kita harus siap menghadapi globalisasi dengan fondasi yang kokoh,” tegasnya.

Tak kalah penting, menurut Agusriansyah, adalah memperkuat kedaulatan bangsa melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Baginya, karakter bangsa adalah fondasi utama dalam merancang pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Ia berharap peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2025 menjadi titik balik dalam meneguhkan jati diri bangsa dan membangun generasi yang berdaya saing global tanpa kehilangan akar budayanya. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *