Kutimzone.com, Sangatta – SMPN 1 Sangatta Utara kini menjadi inspirasi bagi banyak sekolah. Sekolah ini memiliki 1 program inovasi yang telah membuktikan kesuksesannya. Inovasi yang dimaksud adalah ‘Pesta Karya’, yakni wadah bagi para peserta didik dalam proses pengembangan diri.
Tahun 2024 mendatang, Pesta Karya akan diadaopsi oleh sekolah-sekolah di Kabupaten Kutai Timur. Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, usai menghadiri Pesta Karya IX SMPN 1 Sangatta Utara, Senin, 30 Oktober 2023.

Program Pesta Karya kini menjadi bagian penting dari Kurikulum Merdeka. Ruang pengembangan diri ini memberikan siswa lebih banyak kesempatan mengasah potensi, yakni Seni, Olahraga, dan bidang lainnya.
“Pesta Karya ini adalah wadah untuk siswa menggali dan mengekspresikan potensi kreatif mereka dalam berbagai bentuk, termasuk seni, kerajinan, dan bahkan kemampuan dalam memasak makanan,” kata Mulyono.
Melibatkan siswa dalam Pesta Karya tidak hanya menjadi cara untuk membuktikan potensi mereka, tetapi juga untuk memperlihatkan apa yang telah dicapai siswa dalam berbagai kompetisi dan pameran karya mereka.
Namun, mengadopsi program ini ke tingkat kabupaten, Mulyono mengaku butuh rencana yang matang. Termasuk, memastikan program ini tidak menggangu waktu pembelajaran peserta didik.
Mulyono juga mengucap terima kasih kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Sangatta Utara, Yeti Arika Devisiana. Ia meminta kepada pihak sekolah untuk menyusun program dan jadwal pelaksanaannya yang tepat.
Harapannya, langkah ini akan membantu peserta didik di Kutim terus berkembang. Termasuk, keluwesan mengekspresikan diri sesuai potensi yang dimiliki.
“Selain itu, program ini diharapkan akan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap keragaman bakat dan prestasi siswa dalam berbagai aspek, sehingga menjadi langkah positif dalam mendukung Kurikulum Merdeka dan memajukan pendidikan di kabupaten tersebut,” tandasnya.


