banner 728x90

Pengurus Gencar Sosialisasikan Triathlon di Kutai Timur, Harap Banyak Anak Muda Jadi Atlet

Ketua Triathlon Kutai Timur Agus WRB

Kutimzone.com, Sangatta – Pengurus Triathlon yang digawangi oleh Agus WRB terus melakukan sosialisasi, tahun 2024 ini bersama KONI Kutai Timur yang difasilitasi oleh Dispora Kutai Timur telah melaksanakan sosialisasi Triathlon di Kecamatan Sangkulirang, Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Kemudian sosialisasi terbaru dilakukan di Sangatta Utara yang dipusatkan di GOR SMA 2 Sangatta Jl Soekarno Hatta Singa Gembara.

Hal ini dilakukan oleh Pengurus Triathlon agar olahraga ini diketahui oleh halayak ramai terutama anak-anak muda dari kalangan pelajar dan nantinya bisa terlibat menjadi atlet.

“Olahraga ini sebenarnya namanya aja yang baru, walaupun di dalamnya menggabungkan tiga cabang olahraga yaitu sepeda, lari (atletik) dan renang,” ujar Direksi PT PWR.

Lebih lanjut penggemar motor custom ini menyampaikan bahwa olahraga Triathlon di Kutai Timur masih terkesan baru, karena baru terbentuk sekitar tahun 2020 lalu.

Sehingga pengurus harus kerja ekstra dalam memperkenalkan cabor yang memerlukan tenaga atau fisik yang kuat bagi para atletnya ini.

Upaya Pengurus Triathlon Kabupaten Kutai Timur dalam memperkenalkan cabang olahraga yang terbilang baru ini sangat masif, setelah tahun 2023 lalu berhasil melaksanakan turnamen di Kecamatan Muara Bengkal dengan mengambil venue di danau Gelumbang Desa Muara Bengkal Ulu.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 92 peserta dari berbagai Kecamatan di Kutai Timur, dari hasil lomba ini pengurus berhasil merekrut 12 atlet putra dan putri untuk diseleksi lebih lanjut dalam persiapan TC pada club’ PWR yang akan dimainkan pada kejuaran tahun 2024. Pelatihan lanjutan oleh Club PWR yang disponsori salah satu perusahaan di Kutim ini tidak dipungut biaya bagi pesertanya.

Untuk diketahui Triathlon adalah cabang olahraga yang menggabungkan tiga disiplin olahraga yakni berenang, bersepeda, dan berlari.  Kompetisi ini dilakukan secara berurutan dan berkesinambungan, di mana peserta harus menyelesaikan ketiga tahapan tersebut secepat mungkin.

Triathlon modern pertama kali diadakan pada tahun 1974 di San Diego, California. Sejak itu, olahraga ini berkembang pesat dan menjadi bagian dari Olimpiade sejak tahun 2000. Di Indonesia, triathlon juga semakin populer dan telah menjadi bagian dari Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak 2021.

Jarak yang ditempuh dalam triathlon bervariasi, mulai dari jarak sprint (750 meter renang, 20 kilometer bersepeda, dan 5 kilometer lari) hingga jarak Ironman (3,8 kilometer renang, 180 kilometer bersepeda, dan 42,2 kilometer lari).(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *