Kutimzone.com, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman bersama jajaran Forkopimda Kutim seperti Kapolres AKBP Ronni Bonic, Dandim 0909/KTM Letkol Inf Adi Swastika, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Rudi Iskandar, Kajari Kutim Romlan Robin, Ketua Bawaslu Kutim Aswadi hingga Ketua KPU Kutim Ulfa Jamilatul Farida langsung tancap gas menggunakan sepeda motor bersama rombongan konvoi bersiap menuju pemantauan TPS-TPS di Kota Sangatta dari halaman Mapolres. Pemantauan itu dilakukan Ardiansyah usai dirinya menyalurkan hak pilih di TPS 143, Rabu, 14 Februari 2024.
Arak-arakan itu dilakukan demi memastikan kelancaran dan keamanan Pemilu 2024 di kutim. Peninjauan ini dimulai dari TPS 52 Desa Singa Gembara di kawasan Coffee Shop Tanjung Bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), kemudian dilanjutkan ke TPS 80 di Jalan Karya Etam Kelurahan Sangatta Utara, dan terakhir di TPS 007 di Aula BPU Desa Sangatta Selatan.
Sementara itu, untuk lokasi kedua dan ketiga pemantauan TPS, turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Kutim Kasmidi Bulang yang baru saja menyalurkan hak pilihnya di TPS 29 di Desa Sangatta Selatan.
“Dari 3 TPS yang kita pantau yang di mulai dari Tanjung Bara, tingkat kesulitannya tinggi meskipun jumlah DPT hanya kurang lebih 157. Kenapa saya katakan tinggi karena keberadaan masyarakatnya tidak terpusat di satu titik, karena itu kami sudah meminta ketua KPPSnya agar kembali menyampaikan kepada warganya agar bisa menyalurkan hak suaranya,” ujar Ardiansyah saat ditemui usai dirinya melakukan pemantauan.
Ardiansyah lalu menyampaikan kondisi masyarakat di beberapa TPS yang telah ia kunjungi. Menurutnya, animo masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu kali ini terbilang sangat tinggi.
“Begitu juga di TPS 007 Sangatta Selatan, dari DPT 258 yang sudah mendaftarkan diri sudah di atas 70 persen dan masyarakat masih terus berdatangan,” urainya. (Rls)


