Kutimzone.com, Sangkulirang – Seluruh kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat kecamatan, termasuk Sangkulirang. Musyawarah itu dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Sangkulirang pada Selasa, 6 Februari 2024, dan menghasilkan 191 usulan kegiatan untuk tahun 2025 mendatang.
Sekcam Sangkulirang Cipto Bintoro dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan musrembang hari ini adalah kelanjutan proses musrenbang tingkat desa Oktober 2023, yang dilanjutkan dengan dengan verifikasi.
Dia mengatakan bahwa usulan kegiatan musrenbang diverifikasi secara administrasi maupun lapangan, sebagai salah satu indikator bahwa usulan kegiatan tersebut layak atau tidaknya dibahas dalam musrenbang kecamatan 2024.
“Oleh karenanya output yang diharapkan dari forum hari ini selanjutnya akan digunakan sebagai materi pokok dalam penyempurnaan RKPD Kutai Timur tahun 2025. Dengan kata lain kualitas penyelenggaraan forum ini sangat mempengaruhi kualitas untuk penyusunan RKPD Kutai Timur,” sebut Cipto.
Dia menambahkan, musrenbang menjadi wadah pembahasan bersama masalah-masalah yang terjadi untuk untuk selanjutnya mencari solusi. Seperti kerusakan infrastruktur dan degradasi lingkungan, masih rendahnya indeks kesehatan, rendahnya daya saing pendidikan, masih tingginya angka kemiskinan dan lainnya.
“Untuk itulah melalui forum ini, seluruh elemen yang hadir diharapkan agar memberikan masukan-masukan konstruktif bagi pembangunan di tahun 2025 akan dating. Dengan memperhatikan kemampuan dan kewenangan yang kita miliki,” ajak Cipto.
Usai acara, Cipto Bintoro menyebut, dari 15 desa se-Kecamatan Sangkulirang terdata dalam berita acara (BA) usulan berjumlah 191. Meliputi tiga bidang, masing-masing bidang PPW 64 usulan, Bidang PPM 51 usulan dan bidang ekonomi sebanyak 77 usulan. (Rls)


