Kutimzone.com, Samarinda – Pengukuhan Pengurus Sekretariat Korpri Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi tonggak sejarah baru dalam langkah Aparatur Sipil Negara (ASN) menghadapi tantangan abad ke-21.
Di tengah pesatnya arus digitalisasi yang tak terelakkan, Korpri diharapkan memainkan peran sentral dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, inovatif, serta unggul, tanpa mengabaikan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar organisasi.
Dalam sebuah acara yang berlangsung meriah belum lama ini di Gedung Serbaguna Kutai Timur, Ketua Sekretariat Korpri Kabupaten Kutim Ahmad Tarmiji, mengungkapkan harapannya akan peran strategis pengurus yang baru dilantik. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya integritas di era discontinuity informasi dan teknologi yang terus berkembang.
“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah nyata dalam menjaga akuntabilitas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami berharap pengurus baru memiliki semangat yang tinggi, serta berani berinovasi dan berkreasi untuk membawa Korpri dan daerah kita lebih maju,” ungkap Tarmiji dengan penuh semangat.
Menuju ASN yang Siap
Berbicara lebih dalam tentang tantangan zaman, Tarmiji menekankan perlunya ASN untuk siap menghadapi perubahan yang cepat. Dalam konteks ini, penguasaan teknologi menjadi aspek krusial bagi ASN.
Ia mengingatkan bahwa kontribusi nyata ASN sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik harus didukung oleh kemampuan menggunakan teknologi.
“Kita harus mampu menjadikan teknologi sebagai alat bantu yang efisien, bukan sebagai hambatan. Era digital ini menuntut kita untuk terus belajar dan beradaptasi. Mari kita jadikan kemajuan teknologi sebagai teman, bukan musuh,” tegas Tarmiji, disambut tepuk tangan para hadirin.
Peningkatan kompetensi ASN, khususnya dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, sudah menjadi prioritas Korpri di Kabupaten Kutim. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
Korpri pun berkomitmen untuk membuka pelatihan dan workshop yang relevan agar semua anggotanya dapat mengikuti perkembangan zaman.
Memperkuat Hubungan Sosial dengan Nilai-nilai Akhlak
Selain menyoroti aspek teknis, Tarmiji juga mengajak seluruh anggota Korpri untuk kembali merenungkan peran moral dan etika dalam menjalankan tugas.
Ia menjelaskan pentingnya nilai-nilai Panca Prasetya Korpri yang dikenal dengan sebutan AKHLAK—Akuntabilitas, Kompetensi, Harmoni, Loyalitas, Adaptasi, dan Kolaborasi—untuk dijadikan pedoman dalam bertugas dan bersosialisasi.
“ASN harus tampil sebagai teladan di masyarakat. Dalam setiap keputusan dan tindakan, kita harus senantiasa mengedepankan nilai-nilai AKHLAK. Dengan itu, kita akan dapat membangun kepercayaan publik dan memperkuat citra positif ASN di mata masyarakat,” ungkap Tarmiji dengan nada tegas.
Nilai-nilai ini, lanjutnya, tidak hanya menjadi panduan tugas, tetapi harus ditanamkan dalam diri setiap anggota Korpri sebagai prinsip hidup sehari-hari. Hal ini penting agar ASN dapat bertanggung jawab dan berintegritas dalam setiap langkah yang diambil.
Harapan di Masa Depan
Mengakhiri sambutannya, Tarmiji memberikan ucapan selamat kepada para pengurus baru. Ia berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab dan dedikasi tinggi.
“Semoga pengurus yang baru dikukuhkan ini dapat mengemban tugasnya dengan baik demi kemajuan Korpri dan Kabupaten Kutai Timur. Kita harus saling mendukung dan bekerja sama untuk menciptakan perubahan yang positif, serta mendorong pembangunan daerah yang berkeadilan,” tutup Tarmiji dengan optimisme.
Dengan semangat kebersamaan dan penguatan nilai-nilai AKHLAK, Korpri Kabupaten Kutim diharapkan akan lebih solid dan mampu menjawab tantangan yang ada. Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk menjalin sinergi antara teknologi dan keunggulan manusia, demi pelayanan publik yang lebih baik dan merata. (Rls)


