banner 728x90

HKN ke-60 di Kutai Timur, Gerak Bersama Jaga Kesehatan Nasional

Peringatan HKN di Kutim. (Istimewa)

Kutimzone.com, Sangatta – Suasana Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Kutai Timur (Kutim), terasa berbeda pada Selasa, 12 November 2024. Perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 yang digelar di sana menjadi ajang penting untuk memperkuat pesan kolektif “Gerak Bersama, Sehat Bersama.”

Acara ini dihadiri oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kutim, Agus Hari Kesuma, Kepala Dinas Kesehatan Kutim Bahrani, Wakil Ketua II DPRD Kutim Prayunita Utami, dan perwakilan Kejaksaan, Arya Sedana, serta sejumlah pejabat daerah, tenaga medis, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Kutim Agus Hari Kesuma mengungkapkan penghargaan tinggi atas dedikasi para tenaga kesehatan di Kutim yang berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Kesehatan merupakan pelayanan dasar yang sangat penting bagi setiap warga. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas kesehatan yang tanpa lelah melayani masyarakat. Kesehatan ini adalah investasi besar bagi bangsa,” ujar Agus dengan penuh keyakinan.

Sejarah Panjang dan Perjuangan HKN

Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati setiap 12 November memiliki akar sejarah yang kuat sejak era Presiden Soekarno. Pada 1965, di tengah wabah malaria yang merajalela, Indonesia melancarkan program pemberantasan malaria. Gerakan ini menjadi tonggak bagi HKN sebagai hari nasional, sekaligus simbol perjuangan bangsa untuk menjaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr H Bahrani, menekankan pentingnya tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama” sebagai ajakan bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan.

“Hari Kesehatan Nasional bermula dari gerakan pemberantasan malaria yang diinisiasi Presiden Sukarno. Kita teruskan semangat itu untuk menjaga kesehatan generasi masa kini,” ujar Bahrani.

Tema ini, tambahnya, bukan hanya slogan, tetapi panggilan untuk hidup lebih sehat dan menjaga lingkungan sekitar.

Kesehatan sebagai Pilar Produktivitas

Agus Hari Kesuma menambahkan bahwa kesehatan adalah pilar bagi produktivitas dan kemajuan masyarakat. Ia berharap peringatan HKN ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Kutim akan pentingnya pola hidup sehat sebagai fondasi kehidupan yang produktif.

“Sehat itu bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk lingkungan dan bangsa,” ungkap Agus.

Menurutnya, menjaga kesehatan bukan sekadar upaya individu, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Dukungan Nyata dan Penghargaan bagi Tenaga Kesehatan

Peringatan HKN kali ini tidak hanya sebatas upacara dan sambutan. Pemkab Kutim menyerahkan bantuan ambulans kepada beberapa kecamatan di wilayah pedalaman sebagai simbol dukungan nyata bagi layanan kesehatan yang merata. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memastikan akses kesehatan yang layak hingga pelosok.

Selain itu, acara juga diramaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba olahraga antar puskesmas di Kabupaten Kutim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan semangat kompetitif yang sehat di kalangan tenaga kesehatan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang bekerja tanpa lelah demi kesehatan masyarakat.

HKN, Simbol Semangat Kolektif Bangsa

Peringatan HKN ke-60 ini menjadi momen penting bagi Pemkab Kutim untuk mengajak seluruh masyarakat bersatu menjaga kesehatan, demi masa depan bangsa yang lebih baik. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kesehatan adalah aset utama yang harus dijaga. Pemkab Kutim berharap, semangat “Gerak Bersama, Sehat Bersama” dapat terus menyala di setiap hati warga, mendorong mereka untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.

Dengan tekad bersama dan dukungan dari berbagai pihak, HKN menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah landasan utama menuju bangsa yang kuat dan produktif. Ini adalah ajakan untuk seluruh warga Kutim, bahkan Indonesia, untuk bergerak bersama, berkontribusi, dan menjadikan kesehatan sebagai prioritas dalam kehidupan sehari-hari. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *