banner 728x90

Festival Habsy Qasidah, Disdikbud Kutim Asah Talenta Generasi Muda Syiarkan Islam

Pembukaan Festival Habsy Qasidah dan Pentas Seni Islam. (Istimewa)

Kutimzone.com, Sangatta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kabupaten Kutim, Festival Habsy Qasidah dan Pentas Seni Islam yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) berhasil berlangsung dengan meriah.

Acara yang digelar di Lapangan Town Hall Sangatta Baru pada 1 hingga 3 November 2024 ini resmi dibuka oleh Asisten Pemkesra Setkab Kutim, Poniso Suryo Renggono, pada pukul 21.00 Wita.

Festival ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga sebuah upaya serius untuk mengangkat seni dan budaya Islam di kalangan generasi muda. Sebagai Ketua Panitia HUT ke-25 Kutim, Poniso dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini.

“Kami berharap festival ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga dapat mengembangkan seni budaya Islam di kalangan anak-anak dan generasi muda,” ujarnya.

Poniso juga mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan semacam ini bisa lebih banyak dilaksanakan di Kutim ke depannya. Ia menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga sebagai sarana syiar agama yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Kami ingin setiap kecamatan di Kutim bisa berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan positif seperti ini, sehingga mampu memberikan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Kutim,” tambahnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Fadliansyah, menambahkan bahwa festival ini merupakan langkah strategis untuk melestarikan seni dan budaya Islam.

“Melalui festival ini, kami berharap generasi muda dapat lebih memahami dan mencintai warisan budaya Islam yang ada,” ujarnya.

Yok, imbuhnya, kegiatan ini adalah bagian dari langkah awal menuju pelaksanaan festival-festival lain yang melibatkan berbagai agama dan budaya di Kutim.

Festival Habsy Qasidah kali ini melibatkan beragam lomba dalam lima kategori, yaitu Habsy, Qasidah, Azan, Nasyid, dan Fashion Show. Total, ada 15 regu yang beradu di kategori Habsy dan Qasidah, 11 grup di kategori Azan, dan 27 siswa untuk Nasyid. Kategori Fashion Show juga tak kalah menarik, dengan 27 peserta dari kalangan siswa SD yang siap memukau penonton.

Keterlibatan anak-anak dalam berbagai lomba ini diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan mereka terhadap seni dan budaya Islam.

Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat setempat menjadikan Festival Habsy Qasidah bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momen yang mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Rangkaian penampilan menarik menghiasi acara tersebut, memberikan pengalaman berharga bagi semua yang terlibat, baik sebagai peserta maupun penonton.

“Semoga festival ini membantu Kutim dikenal sebagai daerah yang kaya akan seni dan budaya. Kami juga berharap masyarakat dapat merasakan kebahagiaan serta semangat positif dalam merayakan HUT ke-25 Kutim,” tutup Fadli dengan penuh harapan.

Dengan semangat dan partisipasi yang tinggi, Festival Habsy Qasidah ini semakin mengukuhkan posisi Kutim sebagai pusat pengembangan seni dan budaya, terutama dalam bingkai syiar agama yang penuh makna.

Mengedukasi, menginspirasi, dan memberi ruang bagi kreativitas generasi muda, festival ini menjadi bukti bahwa budaya dan agama bisa bersinergi dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan berbudaya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *