banner 728x90

Desa Muara Pantun dan Juk Ayak Kini Nikmati Aliran Listrik 24 Jam

Kutimzone.com, Telen – Akhirnya, dua desa di Kecamatan Telen yakni Muara Pantun dan Juk Ayak bisa merasakan aliran listrik PLN 24 jam. Selama ini, dua desa ini hanya dialiri listrik selama 12 jam.

Peresmian nyala listrik 24 jam ini ditandai dengan membunyikan tombol sirinie secara bersamaan oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman. Agenda seremonial itu berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Muara Pantun, Kecamatan Telen, belum lama ini.

Usai meresmikan, Ardiansyah menyebut beberapa desa lainnya masih ada yang sama sekali tidak merasakan aliran listrik. Sementara itu, di Muara Pantun dan Juk Ayak rejekinya langsung diberikan aliran listrik PLN 24 jam. Untuk itu, dua desa ini seharusnya lebih bersyukur karena sempat merasakan 12 jam dahulu baru 24 jam.

“Insyaallah tahun ini ada 13 desa yang dialiri listrik PLN, untuk di Kecamatan Telen di Desa Rantau Panjang, Long Segar dan lain-lain juga bakal menikmati aliran listrik PLN,” ujar Ardiansyah.

Ia sangat mengapresiasi kinerja PLN dan warga desa yang ikut mendukung mengentaskan kegelapan di setiap desa. Disisi lain ia tak lupa mengingatkan cara penggunaan aliran listrik agar tidak menyebabkan kebakaran.

“Kejadian kebakaran besar di Telen dikarenakan arus pendek listrik, sekarang dua desa ini sudah dialiri listrik PLN 24 jam warga harus bijak dalam menggunakannya dan hati-hati dengan kabel yang tidak standar,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Telen Petrus Ivung melaporkan masyarakat di dua desa ini sebelumnya di 2019 hanya menikmati listrik 12 jam. Namun kabar baik, pada bulan Juli lalu ditambahkan dayanya oleh PLN menjadi 24 jam sampai pada hari ini diresmikan langsung oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman.

“Desa Muara Pantun dan Juk Ayak kini sudah 24 jam, tentu sangat berdampak baik bagi masyarakat. Terutama di Bidang Perekonomian mereka,” ulasnya.

Sementara enam desa di seberang sungai baru 4 desa yakni Desa Long Segar, Kernyanyan, Muara Haloq dan Long Melah, yang teraliri listrik, itupun hanya 12 jam. Dua desanya ialah Long Noran dan Rantau Panjang saat ini sudah mulai pemasangan tiang PLN.

“Mudah-mudahan segera terang benderang Kecamatan Telen ini, sementara semua sedang diproses. Masyarakat desa mengapresiasi dan juga sangat mendukung program ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Manajer PLN ULP Sangatta Bibit Setiadi mengatakan Juli lalu, bertemu dengan camat membahas peningkatan PLTD Muara Pantun. Hanya butuh 6 hari, koordinasi camat dengan PLN terwujud layanan listrik 24 jam untuk masyarakat dua desa ini.

“Didukung oleh masyarakat pohon yang mendekati jaringan PLN ditebangi, maka dari itu kami segera berikan layanan listrik 24 ini. Namun untuk desa lainnya mohon bersabar karena bertahap prosedurnya,” ujar Bibit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *