Kutimzone.com, Kaliorang – Salah satu kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang memiliki potensi besar mendukung kemajuan daerah adalah Kaliorang. Selain sudah mulai mengirim hasil industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ke luar negeri, yakni Frutieboks dan Kalbana sebagai produk turunan pisang kepok Grecek, ternyata kecamatan pesisir ini juga punya potensi lain.
Camat Kaliorang Rusmono mengungkapkan, Kaliorang banyak menyimpan potensi yang dapat dimaksimalkan untuk mengembangkan kecamatan. Seperti pengembangan pariwisata, pertanian dan tanaman hortikultura.
“Taglinenya desa kami awalnya desa wisata, Dewa AIR atau Desa Wisata Aman Indah Ramah. Selain objek wisata Pantai Jepu-Jepu juga ada mata air yang mengalir sampai Sangkulirang. Pantai Najwa serta Tangga Bidadari,” jelas Rusmono saat menyampaikan sambutan pada peluncuran produk UMKM Selangkau oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, 1 Februari 2024.
Dia bersyukur dan mengapresiasi kehadiran Pj Gubernur Kaltim dan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman ke Desa Selangkau. Hal itu menurutnya menjadi tambahan motivasi bagi pihaknya untuk terus berdaya dan bergerak membangun desa wisata dan lumbung padi.
Menanggapi pernyataan Camat Kaliorang, Ardiansyah menyebut Kaliorang tak hanya memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah, namun juga berpotensi menjadi super hub yang menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi nasional mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN). Contohnya yakni mendukung klaster industri pertanian berkelanjutan dengan misi mengembangkan pusat produksi dan inovasi pangan berbasis nabati berkelanjutan.
“Kaliorang juga memiliki sumber air bersih yang sangat berkualitas jika dijadikan bahan baku air minum kemasan. Saya beberapa waktu lalu sudah pernah berkunjung ke PDAM Kota Yogyakarta bersama Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim. Saya rasa peluang bisnis menjanjikan bisa dilakukan bekerja sama dengan pihak Perumdam. Karena kualitasnya juga sudah teruji,” sebut Ardiansyah.
Selain itu tentunya juga terus meningkatkan produk UMKM yang sudah go international. Dengan demikian, upaya untuk mensejahterakan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal dapat segera terwujud.
Perlu diketahui, pada dasarnya, Economic Superhub merupakan upaya untuk mewujudkan ekonomi hijau sebagai gagasan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Sekaligus meminimalisasi risiko kerusakan terhadap lingkungan. (Rls)


