banner 728x90

Ardiansyah Minta Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Guru

DPRD Kutai Timur

Anggota DPRD Kutai Timur, Ardiansyah.

KUTIM – Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Ardiansyah, menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi para guru yang terus berjuang mencerdaskan generasi bangsa meski di tengah berbagai keterbatasan.

Dia juga menekankan pentingnya perhatian lebih dari pemerintah terhadap kesejahteraan guru, terutama di daerah terpencil.

“Saya ucapkan Selamat Hari Guru Nasional untuk semua guru di Indonesia, khususnya di Kutai Timur. Kami sangat mengapresiasi pengabdian mereka dalam mencerdaskan anak bangsa,” kata Ardiansyah, beberapa waktu lalu.

Politisi PKS tersebut juga mengapresiasi program-program Pemkab Kutai Timur yang telah dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Namun, ia menegaskan bahwa upaya ini harus diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan guru.

“Kami ingin para guru di Kutai Timur selalu tersenyum. Kesejahteraan mereka harus menjadi prioritas. Tidak cukup hanya dengan program-program pendidikan, perhatian pada kebutuhan mereka juga penting,” tegasnya.

Ardiansyah menyoroti banyak guru di Kutai Timur menghadapi tantangan besar, seperti akses yang sulit ke tempat mengajar dan minimnya fasilitas.

Namun, ia mengagumi semangat mereka yang tetap gigih dan penuh pengabdian.

“Kesulitan dan keterbatasan tidak menjadi penghalang bagi guru untuk mengabdi. Ini adalah wujud dedikasi tanpa batas yang harus kita hargai dengan langkah konkret, bukan sekadar ucapan terima kasih,” ujar Ardiansyah.

Ia mengingatkan masa depan generasi muda Kutai Timur sangat bergantung pada peran guru.

Oleh karena itu, Ardiansyah menyerukan kepada pemerintah untuk menjadikan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama, baik melalui insentif, peningkatan fasilitas, maupun penghargaan yang layak.

“Guru adalah pilar utama pendidikan. Jika kita ingin masa depan generasi muda lebih cerah, kesejahteraan guru harus menjadi fokus perhatian,” pungkasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi refleksi penting bahwa peringatan HGN tidak hanya sebagai momen apresiasi, tetapi juga pengingat untuk terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru di Kutai Timur. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *