KUTIM – Sampah merupakan permasalahan yang sering dianggap remeh, namun dapat menimbulkan dampak serius bila tak ditangani dengan baik.
Untuk itu, persoalan sampah menjadi atensi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Jimmi. Dia bahkan membeberkan alasan masih banyak sampah berserakan di Kutai Timur.
“Kalau pasca Lebaran itu memang kemungkinan sih ada beberapa karyawan yang masih pulang kampung, ya jadi belum balik mereka. Saya juga tanya kemarin ada beberapa orang yang terkendala dengan harga tiket yang masih terbatas,” kata Jimmi.
Meski demikian, Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu, menjamin petugas kebersihan akan lengkap 100 persen pada Minggu ini.
“Tapi dari pihak terkait itu dari dinas Lingkungan Hidup mengatakan 100 persen nanti, perkiraan minggu ini sudah lengkap semua anggotanya. Jadi masih terpengaruh dampak Lebaran,” ujarnya.
Jimmi juga menyinggung mesin pres usulan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur. Dia mengatakan selama ini belum ada pembahasan terkait usulan tersebut.
“Kalau memang inisiasi dari pemerintah daerah itu mungkin belum disampaikan, nanti di pembahasan ini kita akan tahu kalau memang sudah ada penyampaian seperti itu,” ucapnya.
“Selama ini kan pasca Lebaran ini belum ada rapat-rapat terkait dengan itu, ada sih kemarin LKPJ, tapi itu mungkin belum sampai pembahasan di sana, hanya terkait dengan apa yang sudah dikerjakan sebelumnya kan, kalau itu mungkin baru planning,” sambungnya.
Meski begitu, wakil rakyat itu ingin memperjelas kapan pelaksanaan pengadaan peralatan tersebut. Ia berharap untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD perubahan, sudah bisa diusulkan.
“Nah yang perlu kami tanyakan itu kira-kira dilaksanakannya kapan, mudah-mudahan di APBD perubahan,” ucapnya.
“Kalau memang ada informasi seperti itu bagus juga, karena itu cukup meredam produksi sampah dengan pengolahan cara yang lebih bermanfaat lagi,” lanjutnya.
Jimmi juga berharap, persoalan sampah tidak sampai menganggu aktivitas warga dan DLH segera melengkapi personil kebersihannya. (adv)




