Kutimzone.com, Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) mengakui Yayasan Citra Cahaya Kasih (YCCK) sebagai salah satu komunitas keagamaan yang turut terlibat mewujudkan perdamaian antar penganut agama. Buktinya, Kutim sebagai daerah yang beragam latar belakang penduduk tak pernah ada konflik atas nama agama.
Hal itu disampaikan Kasmidi pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke 10 YCCK, saat berkesempatan menyampaikan sambutan, di Gedung YCCK, Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara, pada Sabtu, 18 November 2023.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah berterima kasih karena melalui Yayasan Citra Cahaya Kasih ini bisa mengakomodir kepentingan kita semua dalam bidang agama utamanya kepada kawan-kawan Nasrani. Terbukti Kutai Timur ini situasinya kondusif, karena Pemerintah dan YCCK turut hadir ditengah masyarakat. Selamat Ulang Tahun ke 10 untuk YCCK,” katanya.
Awalnya, acara peringatan HUT itu diawali dengan ibadah serta pembacaan Firman Tuhan oleh Pdt. Rimma Matruty. Sedikitnya, acara itu diikuti oleh 500 warga jemaat dari berbagai denominasi gereja di sekitar Kota Sangatta.
Usai pembacaan Firman Tuhan, Rimma lalu berkesempatan menyampaikan khotbah. Katanya, setiap Gereja mesti berjalan sesuai tuntunan tuhan.
“Mari singkirkan semua prasangka, ganti dengan karya Kristus dan bersatu untuk berjalan dalam Amanat Agung bagi Kota Kutai Timur,” ucapnya saat Khotbah.
Sebelum acara usai, para jemaat yang hadir di suguhkan penampilan apik oleh Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Kutim. PESPARAWI sendiri, baru-baru ini memperoleh juara umum 3 pada ajang lomba PESPARAWI ke-2 se-Kalimantan Timur.

Diketahui, acara peringatan HUT itu dihadiri Staf Ahli Admum dan HAM Roma Malau, Kemenag Bimas Kristen Nakuleni, dan Ketua Dewan Adat Dayak Harpandi.


