banner 728x90

Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Dinkes Kutim Latih Pengusaha Makanan Soal Hygiene Sanitasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur menggelar pelatihan hygiene sanitasi makanan. (Istimewa)

Kutimzone.com, Sangatta – Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur menggelar pelatihan hygiene sanitasi makanan di Hotel Victoria Sangatta, Rabu, 13 November 2024. Kegiatan ini menyasar pengusaha makanan dan minuman di wilayah Kutim untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan.

Pelatihan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kutim, Irma Iriani, yang menyoroti pentingnya perhatian terhadap higienitas makanan.

“Makanan adalah kebutuhan pokok kita. Namun, makanan juga menjadi media bagi mikroba atau kuman berbahaya yang dapat mengancam kesehatan tubuh,” ujar Irma.

Fokus pada Makanan Berisiko Tinggi

Irma menjelaskan bahwa makanan dengan kadar air dan protein tinggi menjadi lahan subur bagi pertumbuhan mikroba. Kondisi ini membuat makanan rentan menjadi penyebab penyakit jika tidak diolah dan disajikan dengan standar higienitas yang baik.

“Bahan-bahan yang tidak higienis atau tercampur zat berbahaya dalam makanan dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi konsumen. Karena itu, kami ingin memastikan para pengelola usaha makanan memahami pentingnya hygiene sanitasi,” tegasnya.

Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung tentang cara menjaga kebersihan makanan, lingkungan dapur, dan peralatan yang digunakan. Dengan demikian, para pelaku usaha diharapkan mampu menerapkan langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko penyakit.

Langkah Preventif Melalui Upaya Kesehatan Lingkungan

Irma menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya kesehatan lingkungan yang bertujuan mengendalikan faktor risiko terkait makanan, pengelola, tempat, dan peralatannya. “Peserta pelatihan diharapkan memahami bahwa pengendalian ini adalah langkah preventif yang sangat penting,” imbuhnya.

Pelatihan hygiene sanitasi makanan ini menjadi salah satu program strategis Dinkes Kutim dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat melalui pengelolaan makanan yang aman.

Komitmen Meningkatkan Kesehatan Masyarakat

Dinkes Kutim melihat pelatihan ini sebagai langkah krusial dalam membangun kesadaran kolektif di kalangan pengusaha makanan. Dengan meningkatnya pemahaman tentang hygiene dan sanitasi, diharapkan kasus penyakit yang disebabkan oleh makanan tercemar dapat diminimalisir.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, pengelola dan penjamah makanan di Kutim diharapkan mampu mengimplementasikan standar hygiene sanitasi dalam operasional mereka sehari-hari. Dengan begitu, kesehatan konsumen akan lebih terjamin,” kata Irma.

Meningkatkan Daya Saing Usaha Kuliner

Selain untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, penerapan standar kebersihan juga diyakini dapat mendongkrak daya saing usaha kuliner di Kutim. Makanan yang higienis dan berkualitas akan menjadi nilai tambah bagi konsumen yang semakin peduli terhadap keamanan pangan.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Dinkes Kutim berharap seluruh pelaku usaha makanan di daerah tersebut mampu menjadi garda depan dalam menyediakan pangan yang sehat dan aman bagi masyarakat.

Melalui komitmen bersama, langkah ini tidak hanya melindungi kesehatan warga Kutim tetapi juga menjadi fondasi untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya kenyang, tetapi juga sehat,” tutup Irma dengan optimisme.

Pelatihan hygiene sanitasi makanan ini menjadi bukti nyata bahwa kesehatan masyarakat dimulai dari dapur. Jika dapur aman, masyarakat pun terlindungi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *