banner 728x90

Tim Satgas Terpadu BBM Kutim Terus Sidak Sejumlah SPBU di Sangatta, Ungkap Modus Pengetap

Tim Satgas Terpadu BBM Kutai Timur (Kutim) menyidak 2 lokasi SPBU yang beroperasi di Sangatta, pada Selasa (23/1/2024) sore. Kedua SPBU tersebut yakni SPBU di jalan APT Pranoto dan SPBU di Yos Sudarso II.

Kutimzone.com, Sangatta – Tim Satgas Terpadu BBM Kutai Timur (Kutim) terus lakukan inspeksi dadakan atau sidak secara berkala setiap SPBU di Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh oknum pengetap di Kutim, khususnya di Kecamatan Sangatta.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutim Andi Nurhadi Putra mengatakan dalam sidak, Tim Satgas Terpadu BBM Kutim melakukan peninjauan, pengawasan langsung dan mengingatkan kepada pengelola SPBU untuk mendistribusikan BBM bersubsidi ini secara adil.

“Inspeksi ini akan digelar secara berkala dengan tujuan menjamin rasa aman, tertib dan ketercukupan BBM bersubsidi bagi masyarakat,” ujarnya saat menyidak 2 lokasi SPBU yang beroperasi di Sangatta, pada Selasa (23/1/2024) sore.

Kedua SPBU tersebut yakni SPBU di jalan APT Pranoto dan SPBU di Yos Sudarso II. Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Plt Kepala Disperindag Kutim Andi Nurhadi Putra, didampingi Kasat Reskim Polres Kutim AKP Dimitri Mahendra Kartika.

Saat turun ke lapangan, jajaran TNI dan Kejaksaan Negeri Kutim pun ikut memantau situasi kelancaran penyaluran BBM bersubsidi.

Dalam sidak di 2 SPBU tersebut, tim tidak menemukan tindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dilakukan oleh pengetap.

Meski demikian, Andi tetap melakukan sidak ke SPBU, sebab para oknum pengetap ini melakukan aksinya dengan berbagai cara.

Antara lain membeli BBM menggunakan motor dengan tangki besar secara berulang-ulang. Kemudian dengan menggunakan kendaraan pribadi. Akibatnya, kini makin banyak pengetap dengan modus ikut mengantre, sampai antrean mengular.

“Karena (praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi) menjanjikan keuntungan yang lumayan besar. Ini yang harus diantisipasi, jangan sampai berlarut-larut dan meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Kanit Tipidter Polres Kutim Ipda Alief menyampaikan, fokus Tim Satgas Terpadu BBM Kutim ini adalah meminimalisir jumlah dan perilaku buruk pembeli eceran BBM. Khususnya BBM yang akan dijual kembali oleh para pengetap.

”Tim ini akan terus menerus melakukan patroli atau sidak secara berkala, agar para pengetap ini tidak meresahkan atau menyulitkan masyarakat dalam mencari BBM bersubsidi. Jangan sampai masyarakat luas yang dirugikan. Itu tanggung jawab kita bersama,” jelas Ipda Alief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *