banner 728x90

Seleksi Paskibraka Kutim Kini Lebih Transparan dan Modern

Tejo Yuwono. (Istimewa)

Kutimzone.com, Sangatta – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengalami transformasi mendalam dengan beralihnya pengelolaan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Berdasarkan regulasi baru dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan keadilan dalam proses seleksi.

Sebelumnya dilakukan secara manual, seleksi kini telah bermetamorfosis menjadi sistem daring yang dipantau oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecurangan dan memastikan keputusan seleksi didasarkan pada kriteria yang objektif.

Kepala Badan Kesbangpol Kutim, Tejo Yuwono, mengungkapkan bahwa meskipun adaptasi awal menantang, penerapan sistem baru ini telah berjalan lancar.

“Kami menegaskan bahwa transparansi dan keadilan menjadi pilar utama dalam seleksi Paskibraka. Setiap langkah evaluasi kini terukur dan jelas,” ujar Tejo.

Penilaian yang sebelumnya mengandalkan prediksi manual kini telah terstandarisasi melalui proses online yang ditetapkan oleh BPIP. Hal ini menunjukkan komitmen Kesbangpol Kutim untuk menegakkan integritas dalam proses seleksi.

Menanggapi perubahan ini, Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama Badan Kesbangpol Kutim, Hapiah, menambahkan bahwa semua tahapan seleksi dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

“Kami meminimalisir potensi kecurangan dengan sistem online yang lebih akuntabel,” kata dia.

Pengumuman hasil seleksi Paskibraka tingkat kabupaten, yang sebelumnya langsung dilakukan, kini menunggu keputusan dari tingkat nasional dan provinsi. Hapiah menjelaskan bahwa ini bertujuan untuk memastikan keputusan akhir berdasarkan standar nasional yang telah ditetapkan.

Diharapkan, perubahan ini membawa angin segar bagi masyarakat Kutim dengan menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan proses seleksi yang lebih adil dan berkualitas.

Sistem baru ini diharapkan mampu menghasilkan para Paskibraka yang tidak hanya berkualitas tetapi juga mampu menginspirasi semangat kebangsaan di Hari Kemerdekaan Indonesia mendatang. (ADV/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *