Kutimzone.com, Sangatta – Persiapan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024 mulai mendapat perhatian serius di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Dalam rapat koordinasi yang digelar pada Sabtu, 5 oktober 2024.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutim H M Agus Hari Kesuma, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), membahas berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk distribusi logistik ke wilayah pesisir yang sulit dijangkau. Senin, 7 oktober 2024.
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah, antara lain Ketua DPRD Kutim Jimmi, Dandim 0909/KTM Letkol Inf Ginanjar Wahyutomo, Kapolres Kutim AKBP Chandra Hermawan, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Rudi Iskandar, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kutim. Fokus utama pertemuan kali ini adalah memetakan kesiapan teknis dan keamanan, termasuk langkah-langkah strategis untuk memastikan Pilkada berjalan lancar.
“Kami mengharapkan Pilkada 2024 di Kutai Timur dapat berlangsung sukses, aman, dan kondusif,” ujar Agus Hari Kesuma, yang turut didampingi oleh Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Iwan Adiputra, di sela-sela pertemuan.
Agus menekankan pentingnya sinergi antar semua elemen, baik dari aparat keamanan, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), hingga partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Namun, persoalan distribusi logistik ke wilayah-wilayah terpencil, seperti Desa Tanjung Mangkaliat di Kecamatan Sandaran, menjadi perhatian khusus. Kondisi geografis yang sulit diakses menjadi tantangan tersendiri. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kutim Tejo Yowono, mengungkapkan bahwa TNI Angkatan Laut melalui Lanal Sangatta telah diminta untuk membantu distribusi logistik ke daerah-daerah terjauh.
“Di Desa Tanjung Mangkaliat, terdapat enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sangat sulit diakses. Bantuan TNI AL diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik sehingga pelaksanaan Pilkada di wilayah tersebut bisa berjalan lancar,” jelas Tejo.
Selain itu, personel tambahan dari Polda, Korem, serta Kodam VI/Mul akan dikerahkan untuk memperkuat pengamanan selama Pilkada berlangsung. Dalam rapat yang juga membahas strategi pengamanan ini, berbagai pihak mengemukakan pentingnya kesiapan seluruh unsur. Termasuk aparat keamanan, penyelenggara pemilu, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang damai selama proses Pilkada.
Agus Hari Kesuma berharap koordinasi rutin dapat terus dilakukan untuk mengevaluasi kondisi di lapangan dan menjamin kelancaran setiap tahapan pemilu.
“Rakor seperti ini harus terus digelar secara berkala, apalagi dengan tantangan besar di daerah pesisir yang medannya berat. Kami berupaya keras memastikan semua elemen siap menghadapi Pilkada,” tutup dia.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Hari Kesuma juga menyampaikan bahwa mereka memanfaatkan momentum peringatan HUT ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Samarinda untuk berdiskusi lebih lanjut tentang keamanan Pilkada dan upaya menjaga kondusifitas daerah. Semangat menjaga ketertiban dan partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada serentak ini menjadi pondasi penting bagi Kutim dalam menghadapi pesta demokrasi yang tinggal menghitung bulan. (Rls)


