Kutimzone.com, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengaku membangun infrastruktur di daerahnya dengan skema tahun jamak atau Multy Years (MY). Upayanya itu telah ia mulai sejak tahun 2023, dan akan terus dilakukan hingga tahun depan.
Hal itu ia sampaikan pada Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kabupaten Kutim pada kesempatan mendengarkan pidato Bupati Kutim dalam rangka memperingati HUT ke-24 Kabupaten Kutim, di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, Rabu, 11 Oktober 2023.
“Adapun pembangunan infrastruktur skema tahun jamak meliputi bidang perhubungan yaitu percepatan penyelesaian Pelabuhan Kenyamukan Sangatta Utara dan bidang bina marga yaitu peningkatan jalan dan pembangunan jembatan,” paparnya.
Lebih lanjut, ia menyebut peningkatan pada bidang sumber daya air menyasar perbaikan dan pembangunan drainase perkotaan. Langkah itu ditempuh guna mengantisipasi dampan negatif bencana banjir.
Sementara itu, kata Ardiansyah, bidang cipta karya konsentrasi pada pembangunan IPA dan jaringan air bersih di kawasan perdesaan serta optimalisasi SPAM.
“Hingga saat ini PERUMDA Air Minum melayani 18 kecamatan yang terdiri dari 53 desa di daerah Kabupaten Kutim dengan cakupan pelayanan teknis mencapai 73,99 persen dari 206.630 jiwa jumlah penduduk di wilayah desa pelayanan,” tambahnya.
Selain itu, ia juga memaparkan pembangunan di bidang pertanian dalam arti luas. Khususnya pada sub sektor tanaman pangan ditunjukkan oleh produktivitas beberapa komoditas unggulan.
“Padi sawah tahun 2022 produktivitasnya sebanyak 45,00 Kw/Ha, Padi ladang 26,2 Kw/Ha, Jagung 55,00 Kw/Ha dan Ubi Kayu produktivitasnya 270,2 Kw/Ha,” tandasnya.


