Kutimzone.com, Sangatta – Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama Kalimantan Prima Persada (KPP) harap kemitraan dengan media di Kutai Timur semakin kuat.
Hal itu disampaikan dalam acara Media Gathering 2025 yang diadakan di Sangatta, Kutai Timur, Sabtu (22/3/2025).
Melalui media gathering ini diharapkan pula terjalin komunikasi yang lebih baik dalam mendukung perkembangan informasi yang lebih transparan, mempererat hubungan kerja sama antara perusahaan, media, dan masyarakat dalam memberikan informasi yang terpercaya dan seimbang.
Di mana media dapat berperan sebagai mitra strategis dapat membangun citra positif dan memberikan edukasi kepada masyarakat, serta memberikan dampak baik bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial di Kutai Timur.
Sebagaimana tema yang diusung “Media Sebagai Mitra Strategis: Mewujudkan Informasi yang Akurat dan Berimbang”.
Dengan dukungan dari media yang profesional, PAMA dan KPP yakin dapat terus berkontribusi dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan dan membawa manfaat bagi semua pihak yang terlibat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim, Wardi, dan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kutim, Dedy Al Kutimi, memberikan apresiasi yang tinggi kepada PAMA dan KPP atas inisiatif positif ini.
Wardi menyatakan kegiatan ini sangat penting dalam memperkuat komunikasi yang efektif antara media dan perusahaan.
“Media memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memperkuat hubungan antara pihak perusahaan dengan media yang berdampak positif bagi perkembangan informasi yang lebih transparan dan berimbang,” ujar Wardi.
Sementara itu, Dedy Al Kutimi juga memberikan pujian atas upaya PAMA dan KPP dalam mengadakan media gathering tersebut.
“Ini adalah contoh yang sangat baik tentang bagaimana perusahaan dan media bisa bekerjasama untuk menghasilkan informasi yang lebih kredibel dan membantu masyarakat dalam mendapatkan berita yang faktual. Semoga ke depan, lebih banyak lagi kegiatan serupa yang dapat meningkatkan kualitas hubungan antara dunia media dan industri,” tambah Dedy.(*)


