banner 728x90

Kasmidi Ngaku Bangga PSTI Kutim Alami Perkembangan Pesat

Kutimzone.com, Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang mengaku sangat bangga atas perkembangan Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Kutim. Dibawah kepemimpinan Jepi Darsono, PSTI sudah kesekian kali melaksanakan agenda pembibitan atlit muda.

“Kita patut bangga dengan langkah PSTI Kutim dibawah kepemimpinan Jepi Darsono. Tidak hanya pembinaan atlit muda, namun sertifikasi pelatih dan wasit sukses dilaksanakan. Pemerintah tentu akan mendorong agenda ini agar terus berlanjut. Tahun depan kita gas semua kecamatan,” ucap Kasmidi saat sambutan pembukaan Turnamen PSTI Kutim Cup 2023, Ahad, 5 November 2023.

Pada kesempatan yang sama, ia meminta kepada pihak-pihak terkait agar tak mengkhawatirkan sumber dana untuk berkegiatan. Tahun depan, kata Kasmidi, Pemkab Kutim bakal mengalokasikan anggaran yang cukup besar.

“InsyahAllah tahun depan, sumber dana olahraga ada dua, yakni Dispora dan KONI. Artinya apa, kegiatan sama pada hari ini wajib tetap dilaksanakan secara rutin, sehingga potensi yang dimiliki terus dikembangkan,” ucap Kasmidi.

Sementara itu, Ketua Cabor PSTI Kutim Jepi Darsono menyebut kejuaraan PSTI Cup 2023 sebagai agenda penutup tahun ini. Namun, ia berharap, capaian tahun ini akan berkembang lebih baik pada 2024 mendatang.

“Semoga tetap berlanjut di 2024, pemerintah melalui wakil bupati tetap mendukung kegiatan kami ini, agar pembinaan terus berlanjut,” terang Jepi.

Ia lalu membeberkan ragam kegiatan PSTI Kutim sepanjang tahun 2023. Katanya, tak hanya membina atlit, tapi juga meningkatkan kafabilitas serta skil wasit dan pelatih.

“Tidak hanya turnamen yang kami lakukan, namun sertifikasi wasit dan pelatih juga berhasil digelar. Saat ini Kutim telah memiliki pelatih bersertifikasi sebanyak 42 orang dan 32 wasit berlisensi atau bersertifikat baik daerah bahkan Nasional,” ungkapnya.

Ketua KONI Kutim melalui Wakil Ketua IV Akbar mengaku, peranan pemerintah melalui Wakil Bupati Kutim menjadi salah satu unsur pendongkrak nama baik PSTI. Selain itu, kata Akbar, dibawah kepemimpinan Jepi, pembinaan Cabor Sepak Takraw terus menggeliat.

Foto bersama, Kasmidi, PSTI dan Atlit. (Sumber foto: istimewa)

“Sangat luar biasa. Saya bayangkan kalau semua cabor-cabor di Kutim dipegang babe Jepi, gimana majunya olahraga Kutim. Ini menjadi contoh bagi cabor semuanya, bahwa kita semua harus mengikuti ritme karena sejalan dengan visi misi Ketua KONI Kutim, yang menargetkan prestasi olahraga bisa lebih baik dari sebelumnya,” ucap Akbar.

Diketahui, Kejuaraan antar club se-kabupaten Kutim yang berlangsung di GOR Kudungga selama tiga hari (5-7 novemver 2023), memperebutkan total hadiah Rp. 30.000.000. Sementara jumlah peserta yang terlibat sebayak 27 club dari berbagai kecamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *