Samarinda – Semangat musyawarah dan nilai-nilai keadilan sosial tampak nyata dalam pelaksanaan Hari Aspirasi yang digagas oleh Fraksi PKS DPRD Kalimantan Timur. Acara ini digelar dua kali, yakni Rabu (11/6/2025) dan Selasa (17/6/2025), di Gedung D DPRD Kaltim, membuka ruang komunikasi langsung antara rakyat dan wakilnya.
Program ini bukan sekadar forum seremonial. Didirikan atas kesadaran akan perlunya jembatan antara kebijakan parlemen dan kebutuhan konkret masyarakat, Hari Aspirasi menjadi simbol politik pelayanan—mengutamakan suara rakyat dalam setiap pengambilan keputusan.
Ketua Fraksi PKS, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk komitmen serius dalam membumikan semangat keterwakilan.
“Kami menghadirkan Hari Aspirasi bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai wakaf politik untuk memastikan suara masyarakat terdengar dan diterjemahkan ke dalam kebijakan nyata di Kaltim,” ujarnya di depan peserta yang hadir.
Istimewanya, acara ini juga dihadiri oleh KH. Aus Hidayat Nur, anggota Komisi II DPR RI. Ia mengapresiasi langkah Fraksi PKS DPRD Kaltim yang telah menjalankan mekanisme aspirasi serupa dengan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) di DPR RI. BAM merupakan unit baru di Senayan, yang saat ini dipimpin oleh Netty Prasetiyani, juga dari Fraksi PKS.
“Tujuan kami ingin melihat kegiatan di fraksi PKS. Ternyata di sini sudah ada Hari Aspirasi mengikuti bidang Aspirasi yang ada di DPR RI yang juga bagian dari AKD baru. Nah, BAM ini ketuanya adalah Netty Prasetiyani dari Fraksi PKS,” ujar Kiai Aus kepada media.
Kehadiran Hari Aspirasi disambut positif oleh masyarakat. Banyak warga merasa memiliki ruang yang aman dan terbuka untuk menyampaikan aspirasi, dari isu pembangunan hingga pelayanan publik. Sistem dokumentasi digital yang diterapkan pun memudahkan pemantauan serta tindak lanjut dari setiap masukan.
Program ini juga memfasilitasi sumbangsih warga dalam hal pembangunan berkelanjutan dan optimalisasi pelayanan pemerintahan. Dengan pengelolaan aspirasi yang terstruktur dan akuntabel, Fraksi PKS berharap mampu menciptakan kebijakan yang relevan dengan kondisi sosial di Kalimantan Timur.
Inisiatif ini bertepatan dengan bulan lahirnya Pancasila, menambah bobot simbolik Hari Aspirasi sebagai pengejawantahan nilai-nilai demokrasi dan persatuan. Fraksi PKS menunjukkan bahwa mendengarkan rakyat bukan sekadar jargon politik, tapi jalan nyata menuju perbaikan sistem pemerintahan yang berpihak pada kepentingan publik. (ADV).





