banner 728x90

Hadiri Pelantikan Aulia–Rendi, Firnadi Ikhsan Harap Prioritaskan Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat

Firnadi Ikhsan, Ketua Fraksi PKS DPRD Kalimantan Timur
Firnadi Ikhsan, Ketua Fraksi PKS DPRD Kalimantan Timur

Samarinda – Di tengah prosesi pelantikan yang penuh harap, Firnadi Ikhsan, Ketua Fraksi PKS DPRD Kalimantan Timur, menyampaikan pesan optimisnya bagi pasangan kepala daerah baru Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin. Ia menyebut momen pelantikan ini sebagai awal dari babak baru dalam pembangunan Kukar yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami yakin, kepemimpinan beliau akan terbuka dan mewakili masyarakat Kukar,” ujar Firnadi yang hadir langsung dalam pelantikan di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Senin (23/6/2025).

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Kukar, Firnadi berharap Aulia–Rendi dapat membangun sinergi kuat dengan Pemerintah Provinsi Kaltim. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara program kabupaten dengan prioritas provinsi, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja.

Sorotan tajam ia berikan pada kondisi infrastruktur di kawasan hulu Mahakam. Menurutnya, daerah-daerah seperti Kota Bangun, Kedohan, dan Ketapang hingga perbatasan Kutai Barat masih bergantung pada jaringan jalan yang belum layak dan sulit diakses, terutama saat musim hujan.

“Daerah hulu Mahakam seperti Kota Bangun, Kedohan, dan Ketapang hingga perbatasan Kutai Barat memiliki jalan yang vital karena menghubungkan antarkecamatan hingga antar kabupaten,” ujarnya.

Firnadi mendorong adanya terobosan pembangunan jalan yang lebih tahan terhadap kondisi geografis ekstrem seperti tanah rawa dan medan berbukit. Ia menyebut pembangunan di wilayah tersebut harus menjadi prioritas strategis.

Selain infrastruktur, Firnadi juga menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan UMKM lokal. Ia mengapresiasi upaya Pemkab Kukar sebelumnya dalam memberikan bantuan modal dan peralatan, namun menekankan perlunya pendekatan yang lebih menyeluruh.

“Kukar dikenal aktif membina UMKM. Sekarang kami berharap tidak hanya bantuan peralatan, tapi juga peningkatan SDM dan terobosan pemasaran agar UMKM punya daya saing dan benar-benar meningkatkan pendapatan keluarga,” tuturnya.

Firnadi percaya bahwa kepemimpinan yang terbuka, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan daerah pinggiran akan mampu memperkuat daya saing Kukar secara keseluruhan. Ia menutup dengan harapan agar kolaborasi antarpemangku kepentingan diperkuat demi menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *