banner 728x90

DPUPR Kutim Hadirkan Mobile Training Unit, Pelatihan Tukang Kini Menjangkau Wilayah Terpencil

Mobile Training Unit (MTU) Dinas PU Kutim
Mobile Training Unit (MTU) Dinas PU Kutim (Kutimzone.com)

Kutimzone.com, Sangatta – Inovasi tak selalu berbentuk bangunan megah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kutai Timur justru memilih membawa pelatihan ke pelosok dengan meluncurkan Mobile Training Unit (MTU), kendaraan pelatihan keliling yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi tukang konstruksi di seluruh kecamatan.

Program MTU ini resmi diperkenalkan pada Rabu [12 November 2025] di Sangatta oleh Plt Kepala DPUPR Kutim, Joni Abdi Setia. Menurutnya, MTU hadir sebagai solusi atas keterbatasan akses pelatihan formal di wilayah terpencil.

“Mobil ini untuk menjembatani teman-teman yang ada di 18 kecamatan, supaya bisa kita jangkau, supaya bisa kita latih, supaya bisa nanti tenaga kerja itu tersertifikasi,” jelas Joni dalam sambutannya.

MTU dilengkapi dengan peralatan praktik dan sarana pembelajaran langsung, memungkinkan pelatihan dilaksanakan di lokasi peserta. Kendaraan ini menjadi alat penting dalam strategi “jemput bola” DPUPR untuk mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.

Joni menyebutkan bahwa meski saat ini baru tersedia satu unit, upaya untuk menjangkau seluruh wilayah Kutim tetap berjalan. Selain MTU, pelatihan konvensional juga tetap dilakukan sebagai pelengkap.

“Selain MTU, model-model pelatihan konvensional juga tetap kita laksanakan,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada keahlian teknis, pelatihan melalui MTU juga menanamkan kepatuhan terhadap standar dan regulasi konstruksi. Menurut Joni, aspek ini penting untuk menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Yang sudah kita sampaikan tadi, mereka patuh terhadap regulasi juga salah satunya, juga mendapatkan keterampilan,” ujarnya lagi.

Langkah ini mendapat respons positif, terutama dari warga daerah pedalaman yang sebelumnya kesulitan mengikuti pelatihan bersertifikasi. Dengan hadirnya MTU, akses terhadap pendidikan keterampilan menjadi lebih merata.

DPUPR Kutim melalui program ini menegaskan komitmennya dalam membentuk tenaga kerja konstruksi yang tidak hanya handal, tapi juga siap bersaing sesuai dengan standar nasional. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur yang dibangun di Kutim ke depan. (ADV/RI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *