Kutimzone.com, Muara Ancalong – Bupati Kutai Timur (Kutim) berpesan kepada siswa-siswa SDN 001 Desa Senyiur agar senantiasa menjaga dan memperhatikan kesehatan gigi. Pesan itu disampaikannya guna mengantisipasi kerusakan gigi sejak dini.
Hal itu ia sampaikan pada momen penyuluhan kesehatan gigi dan mulut oleh PT Bara Tabang yang bekerja sama dengan pihak pemerintah desa. Ardiansyah sendiri didaulat untuk membuka kegiatan itu.
“Anak-anak semua sudah tahu belum bagaimana cara menggosok sepatu? Eh salah, maksud saya menggosok gigi?,” kelakar Ardiansyah kepada ratusan siswa, 27 Februari 2024.
Serempak semua siswa menjawab Tahu, kata anak-anak sambil tertawa riang.
Kepada anak-anak siswa SD yang hadir, Ardiansyah mengimbau agar selalu disiplin merawat mulut dan gigi agar sehat karena gigi utuh dan tak berlubang. Sebab, jika hal demikian terjadi, tak hanya bakal kesulitan saat makan, tapi juga menimbulkan aroma tak sedap.
“Mau tidak giginya semua dicopot?,” tanya Bupati. “Tidaaakkk,” jawab seluruh siswa. “Bagus, jadi mulai sekarang jangan malas menggosok gigi,” pinta Ardiansyah.
Kegiatan penyuluhan ini merupakan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat oleh PT Bara Tabang, khususnya bidang kesehatan. Penyuluhan yang berlangsung beberapa waktu ini berisi tentang imbauan agar siswa sekolah bisa melakukan upaya pencegahan kerusakan gigi, karena hal itu menjadi kunci untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.
“Penting untuk mendeteksi dini perubahan atau kelainan pada mulut. Hal ini dapat membantu dalam pencegahan penyakit lebih serius dan keganasan. Pemeriksaan rutin oleh dokter gigi sangat penting. Rutin berkonsultasi dengan dokter gigi di Puskesmas, atau rumah sakit setidaknya setiap 6 bulan untuk mendeteksi kelainan mulut sejak dini. Serta jangan lupa, disipilin menggosok gigi secara teratur pagi, setelah makan serta sebelum tidur,” ujar seorang penyuluh dari Puskesmas Muara Ancalong. (Rls)


