banner 728x90

Damayanti: Pancasila Bukan Hanya Simbol Seremoni

Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Damayanti
Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Damayanti

Samarinda – Dalam suasana peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Minggu (1/6/2025), Ketua Fraksi PKB DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, menyerukan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman aktif dalam kehidupan sosial, bukan sekadar simbol dalam upacara tahunan.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila seperti gotong royong, toleransi, dan persatuan harus diterapkan secara nyata di tengah masyarakat. Dalam pernyataannya, Damayanti menyampaikan bahwa Pancasila harus menjadi napas dalam interaksi sosial sehari-hari, terutama di tengah kondisi bangsa yang semakin kompleks dan penuh tantangan.

“Selamat Hari Kelahiran Pancasila. Besar harapan saya, kita sebagai warga negara tidak lupa pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Damayanti dalam keterangannya.

Menurutnya, kekuatan Indonesia terletak pada keberagaman yang dipersatukan oleh semangat saling menghargai dan bekerja sama, sebagaimana yang diamanatkan dalam nilai-nilai dasar Pancasila.

Lebih lanjut, Damayanti menegaskan bahwa menjaga kebersamaan dan harmoni sosial adalah tanggung jawab bersama yang harus dipupuk dari lingkup keluarga hingga kebijakan pemerintahan. Ia menyampaikan optimisme bahwa Indonesia akan tetap tangguh apabila warganya terus menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesetiakawanan sosial.

“Mari kita jaga nilai persatuan dan kesatuan, gotong royong dan toleransi. InsyAllah Indonesia akan kuat,” lanjutnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila, imbuhnya, seharusnya tidak hanya menjadi momen upacara formal semata, melainkan juga menjadi pengingat kolektif bahwa nilai-nilai ini adalah fondasi dalam menjawab berbagai dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang tengah dihadapi bangsa.

Ia juga berharap kaum muda bisa menjadi pelopor penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan digital dan komunitasnya. Bagi Damayanti, komitmen terhadap ideologi negara tidak boleh luntur hanya karena perubahan zaman.

Dengan semangat Pancasila yang terus digelorakan, ia percaya bangsa Indonesia dapat tetap kokoh, rukun, dan siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *