Kutimzone.com, Sangatta – Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi meminta Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) agar tetap memasukkan pembangunan Jalan Kabo kedalam Program Usulan 2025. Hal itu disampaikan Hasdiah kepada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim.
Permintaan Hasdiah diutarakan saat membawakan sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sangatta Utara, di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU), Senin, 29 Januari 2024.
Ia sendiri mengatensi persoalan pembangunan jalan itu lantaran aksesnya yang menghubungkan beberapa desa sangatlah vital. Sementara itu, kondisi di Jalan Kabo saat ini tampak berlubang dan berdebu.
“Jalan Kabo kita lihat, itukan jalan penghubung (ke Kecamtan) Rantau Pulung, kondisinya seperti apa? Kan seperti itu. Dan bangunan-bangunan yang ada di sekitar situ, itukan masuk ke jalan. Sehingga (terjadinya) penyempitan,” tuturnya.
Selain Jalan Kabo, dirinya juga meminta agar pihak terkait tetap memperhatikan pembangunan infrastruktur lain yang ada di Kecamatan Sangatta Utara, seperti Jalan Sepakat atau Jalan H Masdar dan Jalan di desa-desa.
“Nah disini kami berharap untuk kegiatan pembangunan, diprioritaskan yang dapat mendukung kelancaran pembangunan dan ekonomi di Kecamatan Sangatta Utara,” tandasnya di atas podium.
Selain program pembangunan infrastruktur, Kecamatan Sangatta Utara juga memiliki 3 program sistem Drainase Multi Years Contract (MYC) yakni peningkatan drainase APT Pranoto – Wolter Mongonsidi, Jalan H Abdullah – Kenyamukan dan Jalan Kabo.


