Samarinda- Andi Harun hendak melakukan pertemuan dengan pengusaha-pengusaha Jepang ditahun 2024.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengadakan rapat audiensi untuk membahas hasil penyusunan In-Depth Study Visit antara BAPPENAS (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) dan JICA (Japan International Cooperation Agency) di ruang Mangkupelas Balai Kota Samarinda pada Selasa (21/11/2023).
Andi Harun mengatakan bahwa pihaknya telah menawarkan diri agar Kota Samarinda dapat menjadi bagian dari program kerjasama seperti pengendalian banjir, manajemen sampah luas, pengelolaan air bersih, dan pengembangan ruang publik.
“Semua yang di tawarkan oleh kami masih dalam proses peninjauan, dan tindak lanjutnya akan diinformasikan melalui undangan dari JICA dalam rapat selanjutnya,” ucapnya.
Pihaknya menjelaskan proses studi saat ini sedang dilakukan oleh JICA dan Bappenas, dengan fokus pada beberapa aspek kunci. Diantaranya adalah pengendalian banjir, MRT open space, teras Samarinda dan citra niaga, serta pelayanan infrastruktur dasar.
“Samarinda juga menawarkan kontribusi dalam berbagai bidang, termasuk konektivitas transportasi, perubahan iklim (Nol Emisi), pengelolaan lingkungan dan limbah, promosi investasi atau industri, pemasok daya dan energi, manajemen perkotaan, lingkungan hidup, dan inklusivitas keberagaman,” jelasnya. (Advertorial/Grace)


