banner 728x90

Jamda 2025, Seno Aji: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan

Seno Aji, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (kutimzone.com).
Seno Aji, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (kutimzone.com).

Kutimzone.com, Sangatta – Layaknya percikan api yang memantik gelora baru, semangat ribuan Pramuka dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur membuncah ketika Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, resmi membuka Jambore Daerah (Jamda) Pramuka Kaltim 2025 di Lapangan Kantor Bupati Kutai Timur, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi titik awal rangkaian pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda di tingkat provinsi.

Lapangan utama Kantor Bupati Kutai Timur tampak sesak sejak pagi. Peserta dari golongan Siaga hingga Pandega berbaris rapi menyambut kedatangan Wakil Gubernur bersama Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman serta Wakil Bupati Mahyunadi. Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang Kutim disebut memperoleh pujian atas keberhasilan menyiapkan Jamda berskala besar ini.

“Jambore daerah bukan hanya urusan tenda dan kemah. Ini adalah ruang belajar luas untuk membentuk kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemampuan berkolaborasi. Di sinilah kalian ditempa menjadi generasi kuat,” ujar Seno Aji.

Menurutnya, Jamda 2025 hadir pada momentum penting bagi Kaltim yang tengah bergerak mengikuti dinamika pembangunan, terlebih dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menegaskan bahwa provinsi ini memerlukan generasi muda yang siap berperan aktif mengawal perubahan.

“Kaltim sedang memasuki babak sejarah baru. Dengan IKN hadir di sini, daerah ini menjadi pusat peradaban Indonesia. Karena itu, Pramuka harus tampil sebagai generasi berakhlak, terampil, dan mampu beradaptasi,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan Jamda sebagai sarana menempa karakter serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Bangsa ini butuh anak muda dengan karakter kokoh dan wawasan yang matang. Pramuka berada di garis depan untuk menjawab tantangan itu,” lanjutnya.

Di sisi lain, Wagub menyampaikan terima kasih kepada para pembina, pendamping, serta panitia yang bekerja keras menyiapkan kegiatan ini. Kutai Timur dinilai berhasil menjadi tuan rumah yang sigap dan penuh dukungan.

“Kami menghargai usaha para pembina dan pendamping. Kutim telah menunjukkan komitmennya sebagai tuan rumah yang sangat baik,” ujarnya.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengaku bangga daerahnya dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan Jamda. Ia menegaskan pihaknya siap memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Kutim merasa terhormat menjadi tuan rumah. Kami ingin memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta,” kata Ardiansyah.

Jamda 2025 mengusung tema nasional “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Pangan, Ketahanan Bangsa”. Tema tersebut dinilai relevan sekaligus menjadi dorongan agar Pramuka berperan dalam ketahanan nasional melalui aksi lingkungan, sosial, maupun pembangunan masyarakat.

“Tema ini menegaskan bahwa Pramuka harus menjadi penjaga nilai kebangsaan, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Seno.

Pantauan di lapangan menunjukkan suasana pembukaan berlangsung meriah. Yel-yel khas dari berbagai cabang Pramuka menggema, sementara penyematan tanda peserta dilakukan secara simbolis. Ketua Kwarda Kaltim, Fahmi Jafri, menyampaikan bahwa Jamda akan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai kegiatan edukatif seperti penjelajahan, giat prestasi, giat wawasan, hingga bakti sosial.

“Jamda ini dirancang untuk memperkuat karakter, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta,” tuturnya.

Wagub sempat berinteraksi dengan peserta ketika melihat sebagian dari mereka masih berdiri. Ia meminta seluruh peserta duduk bersama agar apel lebih tertib.

“Biar sama, ayo semuanya duduk dulu. Yang belum duduk, silakan duduk. Terima kasih,” katanya yang langsung disambut tawa ringan dari para peserta.

Seno Aji kembali menegaskan bahwa Kaltim menghadapi tantangan besar sebagai daerah penyangga IKN, termasuk kebutuhan sumber daya manusia muda berkualitas. Pramuka, menurutnya, memiliki peran signifikan dalam menyiapkan generasi baru yang siap menjawab tantangan global.

“Kaltim memerlukan generasi muda disiplin, berani, dan siap mengabdi. Pramuka harus menjadi contoh untuk itu,” ujarnya.

Sebelum menutup apel, ia berpesan agar peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan rasa tanggung jawab.

“Selamat mengikuti Jamda Pramuka Kaltim 2025. Pelajari hal baru sebanyak mungkin, kembangkan karya terbaik, dan jadilah kebanggaan daerah kalian,” pungkasnya.

Usai pembukaan, Wagub bersama jajaran pimpinan daerah meninjau area perkemahan guna memastikan tiap fasilitas siap mendukung kegiatan selama Jamda berlangsung.

Dengan agenda yang telah disusun, Jamda Pramuka Kaltim 2025 diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda yang lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing di tengah perkembangan Kaltim menuju era baru. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *