banner 728x90
Berita  

Seno Aji Pastikan Kuliah Gratis di Kutim: Pemprov Kaltim Jamin Biaya hingga Semester 8

Kutimzone.com|Sangatta – Di tengah kemeriahan penutupan Pekan Pemuda KNPI Kutai Timur, harapan baru bagi dunia pendidikan Kaltim merebak. Wakil Gubernur Seno Aji mengumumkan kebijakan yang akan menanggung biaya kuliah mahasiswa hingga semester delapan. “Ini adalah investasi masa depan,” ujarnya, menandai komitmen Pemprov Kaltim terhadap pendidikan.

Kebijakan ini menegaskan fokus Pemprov Kaltim dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan. Program subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), yang akan dimulai pada awal 2026, mencakup mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Kalimantan Timur. Kutai Timur, dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa yang pesat, menjadi prioritas utama.

Di hadapan ribuan warga, Seno Aji menyatakan, “Tidak ada lagi kekhawatiran soal UKT. Pemerintah provinsi menjamin seluruh mahasiswa Kalimantan Timur, termasuk dari Kutai Timur, dapat kuliah tanpa biaya UKT.”

Seno menjelaskan bahwa pendanaan program ini sedang dalam proses penyaluran bertahap ke berbagai perguruan tinggi, dengan pembiayaan maksimal delapan semester. Dukungan ini krusial dalam menyiapkan generasi muda yang kompetitif, terutama dalam menghadapi peran strategis Ibu Kota Nusantara.

Investasi dalam pendidikan, menurut Seno, adalah kunci untuk memastikan anak muda Kaltim memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang secara akademik dan menghadapi tantangan ekonomi serta sosial di masa depan.

Pengumuman ini disambut antusias oleh masyarakat Kutai Timur, yang melihatnya sebagai solusi atas beban biaya kuliah yang selama ini menghambat pendidikan anak-anak mereka. Sorak sorai dan tepuk tangan meramaikan malam itu, menandakan harapan besar terhadap masa depan pendidikan di daerah ini.

Dengan kebijakan kuliah gratis ini, Pemprov Kaltim berambisi untuk menghilangkan hambatan biaya yang seringkali memaksa pemuda putus kuliah. Program ini menjadi fondasi strategis dalam memperkuat generasi muda Benua Etam, mempersiapkan mereka untuk transformasi besar di era IKN.(*)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *