Kutimzone.com, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, berpartisipasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Samarinda hingga tahun 2025. Acara ini berlangsung di Hotel Mercure yang terletak di Jalan Mulawarman, Samarinda pada hari Kamis, 18 April 2023.
Andi Harun menekankan dalam pidatonya bahwa RPJPD merupakan instrumen vital yang menguraikan visi dan misi kota, serta menetapkan arah dan tujuan pembangunan untuk dua dekade mendatang.
“RPJPD ini akan menjadi landasan bagi kemajuan Samarinda hingga tahun 2045, selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan rencana tata ruang,” ujar Andi Harun.
Dia juga menegaskan peran Musrenbang sebagai platform penting tidak hanya untuk merencanakan tetapi juga untuk memperkuat komitmen semua pemangku kepentingan dalam mewujudkan visi Samarinda sebagai pusat perdagangan dan jasa yang berkembang dan berkelanjutan.
“Kami bertekad untuk mengembangkan Samarinda menjadi kota yang maju dalam aspek sumber daya manusia, ekonomi, tata kelola, dan infrastruktur, serta mendukung perannya sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) dan menjadi pusat superhub ekonomi,” tambahnya.
Dalam rancangan RPJPD Samarinda untuk periode 2025-2045, isu-isu strategis yang dibahas meliputi peningkatan kompetensi SDM, pembangunan ekonomi inklusif, peningkatan konektivitas antar wilayah, serta penguatan sosial budaya, reformasi birokrasi, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Program TRI-CITY juga menjadi salah satu fokus utama.
Andi Harun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua yang telah memberikan kontribusi dalam konsultasi publik RPJPD, termasuk para Camat, Lurah, dan Kepala Perangkat Daerah, yang telah memberikan masukan berharga serta menandai pentingnya dokumen ini sebagai panduan pembangunan kota.
“RPJPD ini akan menjadi acuan dalam penyusunan rancangan teknokratik RPJMD Samarinda untuk periode 2025-2029 dan akan menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Samarinda untuk tahun 2025,” pungkas Harun. (Rls)




