Kutimzone.com, Kalimantan Timur – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji menyambut hangat Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf, dan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, di Bandara APT Pranoto, Samarinda. Diketahui, kedatangan keduanya untuk menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim.
Kedatangan Menteri Sosial dan Ketua Umum PBNU disambut dengan sapaan hangat dan untaian selendang manik khas Dayak sebagai simbol kehormatan dan kearifan lokal. Seno Aji menegaskan NU, termasuk Muslimat NU, telah menjadi mitra vital dalam pembangunan kesejahteraan sosial Kalimantan Timur.
Seno Aji memuji kontribusi besar para perempuan Muslimat NU yang aktif di berbagai sektor, seperti pendidikan, pemerintahan, pertanian, dan UMKM. Agar kinerja itu semakin masif, Seno Aji menegaskan bahwa pemerintah berkewajiban mendukung gerakan mereka.
Di tempat yang sama, Yahya Cholil Staquf menyampaikan pentingnya membebaskan perempuan dari batasan pendidikan dan akses terhadap pengembangan diri. Ia menekankan bahwa kewajiban menuntut ilmu berlaku bagi semua tanpa memandang gender tertentu.
Gus Yahya mengapresiasi pencapaian Muslimat NU yang telah banyak melahirkan akademisi, profesor, dan pemimpin komunitas. Ia menambahkan bahwa seluruh bentuk pengabdian dalam NU harus tetap berpijak pada nilai dan visi para pendirinya.
Gus Yahya meminta kepada Muslimat NU untuk membangun keluarga tangguh untuk masa depan yang mulia bagi seluruh umat manusia. Acara pelantikan dan Rakernas ini diharapkan menjadi momentum memperkuat peran Muslimat NU dalam menjawab tantangan zaman. (Rls)


