banner 728x90

Radalok Pemkab Kutim Jadi Ajang Evaluasi-Rencana Pembangunan Yang Berkualitas

Foto: Suasana saat Radalok I di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. (Istimewa)

Kutimzone.com, Sangatta – Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (Radalok) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menjadi ajang untuk mengevaluasi dan merencanakan pembangunan. Hal itu dianggap penting karena menjadi penentu keberhasilan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kabupaten (Setkab) Rizali Hadi pada Radalok I Tahun Anggaran 2024, di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Selasa, 6 Februari 2024. “Kegiatan ini teramat penting! Karena hasil pengendalian dan evaluasi dapat dipergunakan sebagai salah-satu umpan balik bagi perencanaan pembangunan yang lebih tepat serta berkualitas,” tuturnya.

Ia lalu mengatakan jika kepastian akan tingginya anggaran mengingat capaian kinerja realisasi anggaran berkisar di 83 persen. Angka tersebut disebut-sebut sebagai hal yang sangat membanggakan.

Rizali juga percaya jika tak satupun aparatur pemerintah yang menghambat jalannya kegiata-kegiatan pembangunan di Kutim. “Kalaupun ada hambatan, itu berkaitan dengan kuantitas atau kualitas dari sumber daya aparatur di lapangan. Kita sadari pula, jika sampai saat ini masih kekurangan pegawai, apalagi jika dikaitkan dengan kualitas. Cara mengatasinya ialah dengan meningkatkan kualitas SDM melalui bimbingan, studi, baik secara formal dan informal, serta kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas,” Papar Rizali.

Rizali berharap banyak agar Perangkat Daerah (PD) hingga Kecamatan-Kecamatan di pedalaman dan pesisir Kutim, mampu meningkatkan capaian kinerja yang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Evaluasinya tak hanya berkisar pada hasil capaian kinerja, akan tetapi berkaitan pula dengan kuantitas dan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Strategi jitu diperlukan, mengingat pengalaman di tahun 2023 lalu. Kita telah memberikan batasan pelaporan setiap tanggal 15 Desember. Agar terjadi sinkronisasi masing-masing program pada bidang di tiap PD. Agar target kinerja PD dilingkungan Pemkab Kutim mampu tercapai dan terealisasi dengan baik serta tepat sasaran,” tegas Rizali.

Sementara itu, Kabag Administrasi Pembangunan Insan Bowo Asmoro menerangkan, pada 2023 lalu telah dilaksanakan kegiatan serupa sebanyak empat kali. Radalok pertama di Maret 2023, lalu disusul yang kedua pada Juni, September, hingga Radalok terakhir dibulan November.

“Radalok perdana tahun ini untuk memastikan kelengkapan administrasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, yang mana diperlukan percepatan penerbitan SK Kuasa Pengguna Anggaran, SK Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, dan SK Bendahara Pengeluaran. Termasuk pula Radalok dimanfaatkan sebagai evaluasi akhir capaian realisasi progres fisik dan keuangan Perangkat Daerah, maupun capaian indikator kinerja daerah tahun 2023 lalu,” tandas dia. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *