banner 728x90

Dinkes Kutim Rencana Naikkan Honor Dokter Spesialis, Bakal Capai 60 Juta

Kutimzone.com, Sangatta – Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur (Dinkes Kutim) Bahrani Hasanal merencanakan kenaikan honor tenaga kesehatan (Nakes) khususnya Dokter Spesialis. Opsi itu ia usulkan agar bayaran Dokter Spesialis di Kutim sesuai dengan beban kerjanya.

Tercatat, dokter spesialis di rumah-rumah sakit Kutim sangat kekurangan. Menurut Bahrani, kenaikan jumlah bayaran itu masih terbilang wajar.

“Karena bukan masalah distribusinya tidak merata, memang kita kekurangan dokter spesialis, di kutim itu terdapat puluhan juta anak-anak tapi dokter spesialisnya sekitar 700 orang,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Karena itu, ia juga membuka opsi lain, meskipun akan melalui proses yang panjang. Ia menawarkan kepada mahasiswa lokal untuk disekolahkan pada disiplin ilmu kedokteran. Biayanya, sepenuhnya akan ditanggung Pemkab Kutim.

Namun, kebijakan itu disyaratkan penandatanganan perjanjian. Menurutnya, perjanjian itu sebagai komitmen, agar usai studi, mereka kembali mengabdi di Kutim.

Sebenarnya, kata dia, tenaga formasi perawat dan bidang sangatlah tersedia. Hanya saja, proses perekrutan kini menjadi tantangan bagi Dinkes.

“TK2D dan honorer sekarang tidak boleh diangkat, makanya kami bingung, sementara merekrut yang ada di puskesmas-puskesmas mereka juga masih kekurangan,”ucapnya.

Untuk formasi  tenaga bidan, farmasi dan perawat, jumlah pelamar cukup diminati. Sedangkan tenaga medis formasi seperti radiologi, laboratorium dan gizi masih kurang peminatnya.

Untuk mengatasi hal itu,  piahknya telah mengimplementasikan program Manajemen Terpadu Balita Sakit, yang melibatkan pelatihan bagi bidan ketika balita sakit. Namun, dalam situasi darurat, bidan perlu merujuk pasien ke puskesmas atau rumah sakit besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *