banner 728x90

SIFT Diikuti 869 Peserta, Ardiansyah Ambil Kesempatan Perkenalkan Kutim ke Mancanegara

Kutimzone.com, Sangatta – Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman resmi membuka Sangatta Internasional Fishing Tournament (SIFT) 2023. Pagelaran lomba tersebut masih masuk dalam bagian event memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) 24 Kutim.

“Alhamdulillah dua kategori ini diikuti oleh pemancing-pemancing yang andal dari Kutim, Kaltim dan luar negeri,” ucap Ardiansyah saat sambutan di Lapangan Helipad, Kantor Bupati Kutim, Selasa, 12 Oktober 2023.

Dibalik ajang lomba demikian, ada hasrat Ardiansyah untuk mengenalkan potensi daerahnya kepada khalayak ramai. Termasuk, kata dia, menghadirkan pemancing internasional adalah trik mengenalkan hal-hal hebar Kutim kepada mancanegara.

Potensi yang dia maksud adalah Kutim sebagai daerah strategis yang memiliki kekayaan alam di laut. Tak hanya itu, wilayah pesisir Kutim menyimpan banyak keindahan pantai-pantai.

Sementara itu, Kutim tak ketinggalan kekayaan alam di wilayah daratan. Ardiansyah bilang, daerahnya termasuk kabupaten yang kaya dengan SDA berupa ‘emas hitam’ (batu bara).

Tak hanya itu, ia juga memaparkan potensi perkebunan Kutim di hadapan peserta lomba yang hadir. Tak hanya penghasil pangan pertanian, juga buah-buahan dan potensi lainnya.

“Menjelang penutupan, para peserta bakal diajak meninjau peternakan madu kelulut yang dimiliki Kutim di Sangatta Selatan yang dibina pertamina. Juga disambut dengan UMKM yang ada,” janji Ardiansyah.

Tak lupa, ia memberikan sambutan hangat kepada peserta yang berpartisipasi pada lomba tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Basrie melaporkan lomba memancing selain memfasilitasi masyarakat yang memiliki hobi memancing, sekaligus mempromosikan hasil laut dan objek wisata yang ada di Kutim. Lomba ini diikuti peserta sebanyak 72 tim yang terdiri 464 orang, dengan masing-masing tim diisi oleh lima orang.

“Ada pemancing dari luar negeri yang berasal dari Inggris, Australia, Taiwan, Singapura, dan Malaysia,” ujar Basrie yang juga Kadispora Kutim.

Ada pula kategori pemancing tradisional yang diikuti 109 tim terdiri 869 orang dan satu tim sebanyak 4 pemancing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *