banner 728x90

Wabup Kukar Rendi Janji Kucurkan Dana Pembangunan Masjid di Muara Pantuan saat Safari Ramadhan

Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin berjanji akan mengucurkan dana untuk pembangunan masjid di Desa Muara Pantuan, Kecamatan Anggana. Hal ini diungkap saat Safari Ramadhan Rabu (13/03/2024).

Kutimzone.com, KUKAR – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin berjanji akan mengucurkan dana untuk pembangunan masjid di Desa Muara Pantuan, Kecamatan Anggana. Hal ini diungkap saat Safari Ramadhan Rabu (13/03/2024).

“Untuk masjid segera dibentuk dulu yayasannya, jika sudah terbentuk baru kita bisa anggarkan,” pintanya.

Namun dalam Safari Ramadhan pertamanya di bulan suci sebelum melanjutkan ke 20 Kecamatan Kukar lainnya, Wakil Bupati Kukar ke 5 ini menyerahkan bantuan berupa perlengkapan ibadah, di antaranya ambal 3 rol, baju muslim laki-laki 10, baju muslim perempuan 10, buku yasin 10, buku Iqro 10, Al Quran 5, jam digital 1 unit, dan mukena 10.

Safari Ramadhan ini juga dijadikan Rendi Solihin untuk mendengarkan keluh kesah warganya. Terbukti, tidak sedikit masyarakat mengeluhkan permasalahanya. Seperti, para nelayan yang kesulitan akses keluar masuk kapal saat hendak mencari ikan akibat sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan.

“Persoalan pendangkalan di muara sebenarnya sudah ditangani, hanya sifatnya sementara dan hal ini menjadi bahan masukkan yang positif untuk Pemkab Kukar,” jawab Rendi.

Selain itu ada warga juga yang mengeluhkan kebutuhan dasar pokok mereka yaitu belum menikmati listrik.

“Sedangkan untuk listrik, kita sudah komunikasikan dengan PLN, Insya Allah segera ada solusi, terlebih beberapa logistik PLN sudah masuk ke sini (Desa Pantuan),” sambungnya.

Tidak hanya itu, orang nomor dua di Kukar ini juga meninjau beberapa proyek di kawasan itu, salah satunya proyek pengadaan air bersih, mengingat sulitnya air bersih yang didapatkan masyarakat. Karena menurutnya pemenuhan kebutuhan dasar pokok masyarakat menjadi perhatian besar Pemkab Kukar.

“Tadi sudah kami tinjau sejumlah titik, jadi kami ingin segera diuji cobakan, agar kita tahu apa kekurangannya,” tegasnya.

Politisi Golkar ini mengaku sudah cukup lama tidak menginjakkan kaki ke Desa Muara Pantuan. Sehingga cukup rindu dengan suasana dan masyarakat Desa Muara Pantuan yang tinggal di atas air ini.

“Kurang lebih sudah satu tahun saya tidak ke Desa Pantuan, bukan karena tidak ingin ke sini, tapi lebih karena banyak agenda kegiatan di darat,” ucapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *