banner 728x90
Berita  

Serapan Anggaran Belum Capai 50%, Arfan Harap Tidak Ada Silpa APBD 2023

Realisasi Belanja Triwulan Ke-III APBD 2023 Kutim Cuma 3,9 %, Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan : Jangan Ada Silpa

Kutimzone.com,Sangatta – Memasuki triwulan ke-III pelaksanaan APBD Kutim tahun 2023 menimbulkan keprihatinan terkait rendahnya serapan anggaran dan pelaksanaan program kerja hingga saat ini. Hanya tersisa 5 bulan lagi sebelum program anggaran berakhir, namun realisasi belanja modal baru mencapai 3,9 persen, sementara total serapan anggaran hingga Juli 2023 belum mencapai 50 persen.

Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan, mengakui adanya permasalahan serapan anggaran ini. Ia menegaskan pentingnya Pemerintah Kabupaten Kutim untuk mengoptimalkan sisa waktu lima bulan ke depan guna mencegah terjadinya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa).

“Pemerintah harus bisa memaksimalkan waktu yang singkat ini untuk penyerapan anggaran. Karena kita tidak menginginkan ada Silpa,” tegas Arfan dalam wawancara dengan awak media di ruang kerjanya, Kamis (20/7/2023).

Menghadapi tantangan ini, politisi Nasdem ini mendesak Pemkab Kutim untuk meningkatkan serapan anggaran dengan segera. Selain itu, mereka juga menaruh keyakinan pada kepemimpinan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, dan Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang, bahwa pemerintah daerah mampu melaksanakan program kerja tepat waktu dan dengan serapan anggaran yang maksimal.

“Kita selalu optimis akan terserap maksimal sebelum deadline, dan saya yakin dibawah kepemimpinan bapak bupati pelaksanaan program akan maksimal,” kata Arfan dengan penuh keyakinan.

Salah satu program prioritas pemerintah yang menjadi fokus adalah program Multi Years Pemkab Kutim. Arfan menjelaskan bahwa program ini ditargetkan untuk dimulai pada bulan Juli ini, dan saat ini perusahaan konsultan yang merupakan pemenang tender sedang melakukan observasi lapangan.

“Proses multi years kan sudah mulai, yakin bulan-bulan ini pengerjaannya sudah mulai Star,” tambahnya optimis.

Dengan tingginya harapan dan keyakinan dari para politisi dan masyarakat terhadap Pemkab Kutim, diharapkan bahwa pelaksanaan program kerja dan serapan anggaran akan berjalan maksimal dan tepat waktu hingga akhir tahun. Seluruh stakeholder diharapkan berkolaborasi dengan baik guna mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.(adv/dprd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *