banner 728x90
Berita  

Sampul Kutim Buka Ruang Belajar Anak Tak Sekolah di Batota’

Mulai Ajarkan Pelajaran Dasar

Sampul Kutim bersama anak-anak Batota'. (Ist.)

Kutimzone.com, Kutai Timur – Salah satu perkumpulan pemuda yang berfokus pada pendidikan dan minat bakat, Komunitas Bersama Peduli Kutai Timur (Sampul Kutim) membuka ruang belajar bagi puluhan anak di Batota’, salah satu pemukiman yang dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sangatta.

Sampul Kutim menamai kegiatan mereka Sekolah Darurat Kelas Harapan.

“Kami ingin memberi fasilitas anak-anak di Kutim yang tidak bisa mengakses pendidikan formal. Jadi kegiatan kami tidak temporal, akan berkelanjutan sesuai dengan kurikulum yang telah kami buat,” ujar Rachmad Taufiqih saat dikonfirmasi, Ahad, 18 November 2024.

Karena keterbatasan SDM, Sekolah Darurat Kelas Harapan di tempat itu hanya diperuntukkan untuk anak-anak yang usianya setara SD dan SMP.

Menurut Rachmad, peserta kegiatannya itu berusia enam hingga 14 tahun.

“Pesertanya kisaran 15 hingga 20 anak yang tidak mengenyam pendidikan formal di Kutim,” tutur dia.

Sampul Kutim mengawali kegiatan mereka dengan pembelajaran dasar. Mulai dari pengenalan huruf, menulis, membaca hingga mewarnai gambar.

Sementara itu, Sampul Kutim tak membatasi pelajaran hanya di dalam ruangan, tapi juga di alam bebas.

“Jadi tim kami itu memberikan pengajaran, terus anak-anak diberi kesempatan untuk praktek langsung materi yang telah mereka dapatkan. Supaya mereka tidak jenuh, setiap pelajaran selalu dibarengi dengan games,” kata Rachmad.

Hal yang paling penting menurut Rachmad adalah memberi edukasi sesuai dengan kondisi lingkungan dan kegiatan sehari-hari anak-anak di tempat itu.

Kami juga mengedukasi mereka hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, karena sebagian besar anak-anak ini keseharian mereka membantu orang tua sadap karet,” tutup dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *