banner 728x90

PKS Kaltim Umumkan Pengurus DPD, Siapkan Strategi Menuju Pemenangan Pemilu 2029

Ardiansyah Sulaiman tegaskan penguatan kaderisasi, perluasan basis dukungan, dan keterlibatan generasi muda sebagai kunci kemenangan.

Samarinda – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Timur secara resmi mengumumkan susunan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh kabupaten dan kota di wilayahnya, Kamis (14/8/2025). Pengumuman ini tidak hanya menjadi formalitas organisasi, tetapi juga pernyataan tegas komitmen PKS Kaltim untuk memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Kaltim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa lima tahun ke depan akan menjadi periode penting untuk membangun kekuatan partai secara menyeluruh. Strategi utama yang akan dijalankan adalah penguatan struktur, kaderisasi berkelanjutan, serta kehadiran aktif di seluruh lapisan masyarakat.

“Untuk jangka panjang, kita harus siap menjadi pemenang Pemilu 2029,” ujar Ardiansyah di hadapan kader dan pengurus yang hadir dalam acara tersebut.

Menurutnya, selain fokus pada Pemilu legislatif dan presiden, PKS Kaltim juga menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Hal ini dilakukan agar konsolidasi kekuatan politik dapat berjalan optimal dari tingkat bawah hingga puncak pemerintahan daerah.

Ardiansyah menegaskan pentingnya peran PKS sebagai partai yang tidak hanya bergerak di ranah legislatif dan eksekutif, tetapi juga aktif melalui kegiatan sosial di tengah masyarakat. Ia menyoroti bahwa kehadiran partai harus merata, tidak terbatas pada pusat kota saja, melainkan juga menjangkau daerah pedesaan.

“Yang penting adalah memastikan afirmasi di seluruh wilayah Kaltim. Tidak hanya di perkotaan, tetapi juga di pedesaan yang membutuhkan kehadiran kita untuk memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat struktur partai di semua tingkatan. Penguatan kaderisasi dinilai menjadi kunci agar PKS memiliki sumber daya manusia yang mumpuni, siap bekerja, dan mampu menjalankan peran politik dengan profesionalitas tinggi.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kaltim, Dedi Kurniadi, menambahkan bahwa regenerasi kepemimpinan menjadi bagian penting dari strategi pemenangan. Ia menyoroti potensi besar pemilih muda di Kaltim, yang menurut data saat ini sudah mencapai 58 persen dan diperkirakan akan meningkat hingga 70 persen pada beberapa tahun ke depan.

“Kami memberikan ruang yang luas bagi generasi muda dalam kepengurusan. Regenerasi ini penting untuk menyesuaikan strategi politik dengan dinamika zaman dan aspirasi anak muda,” kata Dedi.

Dedi optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Ardiansyah, target besar PKS dapat direalisasikan. Ia mengingatkan keberhasilan Ardiansyah saat memimpin PKS Kutai Timur, di mana jumlah kursi DPRD meningkat signifikan dari dua menjadi tujuh kursi.

“Beliau terbukti istiqamah dan mampu membuktikan kinerja. Ini menjadi sinyal kuat bahwa target pemenangan di 2029 bukan hanya wacana, tetapi rencana yang dapat diwujudkan,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, PKS Kaltim juga merilis susunan pengurus DPD di sejumlah daerah. Untuk DPD PKS Samarinda, posisi Ketua dipegang oleh Ismail Latisi, dengan Ardani sebagai Sekretaris, Witoyo sebagai Bendahara, dan Suhartanto menjabat Ketua Bidang Kaderisasi. Di Balikpapan, jabatan Ketua diisi oleh Nasrul, dibantu oleh Sumadi, Yusran, dan Teguh.

Di Bontang, Saeful Rizal memimpin sebagai Ketua bersama Narwisan, Said Afandi, dan Tarmudji. Sementara itu, susunan pengurus untuk Mahakam Ulu, Kutai Barat, Paser, Penajam Paser Utara, Berau, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara juga telah ditetapkan.

Pengumuman ini menandai awal langkah besar PKS Kaltim dalam mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik lima tahun ke depan. Dengan struktur yang solid, komitmen untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dan keterlibatan aktif generasi muda, PKS optimistis dapat meraih dukungan luas.

Bagi Ardiansyah, kemenangan PKS di 2029 bukan hanya soal perolehan kursi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata. “Kemenangan yang kita inginkan adalah kemenangan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kaltim,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *