Kutimzone.com, Makassar – Beberapa mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar mengeluhkan kondisi kipas angin yang rusak di beberapa kelas di lantai dua menara iqra khususnya di ruang 2.7 dan 2.8. Masalah ini telah berlangsung selama beberapa bulan dan memengaruhi kenyamanan serta konsentrasi mereka selama proses pembelajaran.
Kondisi kelas yang panas membuat sebagian besar mahasiswa kesulitan untuk fokus dalam mengikuti perkuliahan, salah satunya adalah Nurannisa.
“Panas sekali di kelas nda jalan ki kipasnya, nda bisaka saya fokus belajar kalau panas ki,” kata dia, Senin, 11 November 2024.
Mahasiswa lainnya, Isda Lestari bahkan mengaku mengalami gejala pusing dan perasaan tak nyaman. Karena itu, ia menyarankan agar pimpinan kampus segera melakukan pembenahan.
“Saran saya itu semoga bisa cepat naperbaiki atau gantimi saja kipas yang rusak itu pakai AC,” ujar Nurannisa, berharap agar kondisi kelas dapat segera diperbaiki agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman.
Menanggapi keluhan mahasiswanya, Wakil Dekan II FKIP Unismuh Makassar berjanji akan mengganti kipas angin yang telah rusak di ruangan kelas itu.
“Sudah saya telepon itu untuk ganti kipas,” ujar Adam saat diwawancarai, Jumat, 15 November 2024.
Setelah itu, Adam langsung mengunjungi ruangan kelas yang dimaksud. Ia meninjau sejumlah pendingan ruangan yang tak lagi berfungsi normal.
“Ini kipas dia berputar tapi tidak anginnya, kalau begini bukan hanya mahasiswa yang panas tapi dosennya juga, kalau saya mungkin belikan mi dulu pendingin,” ujar Adam saat menelfon tukang untuk mengganti kipas angin yang rusak.
Hanya berselang beberapa hari, kelas yang dikeluhkan mahasiswa itu telah dilengkapi dengan pendingin ruangan berupa kipas angin. Adam juga menyebut bahwa dalam waktu dekat, semua kelas bakal dirombak menjadi kelas internasional.
“Nanti kelas itu juga mau dijadikan kelas internasional setelah beberapa kelas yang dibelakang itu sudah terpakai,” ujar Adam.
Citizen Reporter: Nelly Saputri – Mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar 5B
