banner 728x90

Pemkab Kukar Bangun Tugu Bung Karno di Sanga-sanga Sebagai Pengingat Kemerdekaan

Foto: Pemkab Kukar Bangun Tugu Bung Karno di Sanga-sanga Sebagai Pengingat Kemerdekaan (Istitmewa)

Kutimzone.com, Kukar – Sebagai pengingat perjuangan kemerdekaan Indonesia di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar membangun monumen Patung Bung Karno di Kelurahan Sanga-Sanga Dalam, Kecamatan Sanga-Sanga. Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin menjelaskan dipilihnya Kecamatan Sanga-Sanga sebagai lokasi pembangunan monumen terbesar di Kaltim, Patung Bung Karno, tak terlepas dari sejarah panjang perjuangan masyarakat Sanga-Sanga saat mengusir penjajah.

Berdasarkan catatan di markas ranting LVRI Sanga-Sanga, perjuangan merebut kemerdekaan itu membuat rakyat Sanga-Sanga bersikeras mengusir Belanda dengan melakukan perlawanan tiada henti. Perjuangan masyarakat Sanga-Sanga itu dikenal dengan peristiwa Merah Putih.

“Tidak salah jika kita bangun Patung Bung Karno di Sanga-Sanga, yang dikenal sebagai Kota Juang di Kaltim, dengan peristiwa Merah Putih yang telah dikenal secara nasional,” ungkap Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin di Kelurahan Sanga-Sanga Dalam, Kecamatan Sanga-Sanga, Jumat, 22 Maret 2024.

Berdirinya patung Bung Karno tidak hanya akan menjadi monumen pengingat perjuangan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga menambah nilai historis di Kukar, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya, serta sejarah kepada generasi mendatang dan pengunjung dari berbagai penjuru dunia.

“Tentu ini juga untuk menarik wisatawan, kita ingin dunia tahu bahwa rakyat Kukar, terutama Sanga-Sanga turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat, Pemkab Kukar akan menyediakan area yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM, serta permainan anak-anak. Relokasi pedagang yang berjualan di pinggir jalan, tak terlepas dari rencana Pemkab Kukar untuk melebarkan jalan utama.

“Selain pelaku UMKM, pedagang-pedagang yang berjualan di pinggir jalan, dari simpang tiga hingga lapangan sepak bola, akan kita relokasi ke taman,” tutur Rendi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *