Kutimzone.com, Sangatta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kutai Timur (Kutim)mulai membuka penjaringan bakal calon kepala daerah. Penjaringan itu akan memakan waktu tak kurang dari sebulan.memakan mulai 1 April – 15 Mei 2024.
PDI-P Kutim mulai membuka ruang pada tanggal 1 April hingga 15 Mei 2024. Gerak cepat ini dilakukan untuk menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang akan berlangsung November mendatang.
“Iya bener. Berdasarkan Surat intruksi DPP PDI Perjuangan No. 6027/IN/DPP/III/2024 tertanggan 28 Maret 2024 perihal Instruksi melakukan Pemetaan Politik dan Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada serentak Tahun 2024,” ungkap Ketua Penjaringan Bupati dan Wakil Bupati DPC PDI-P Kutim, Faizal Rachman.
PDI-P Kutim sendiri tak membuka ruang untuk semua kalangan potensial. Ia menyebut partainya itu tak menutup ruang kepada figur yang bukan kader.
“Kami membuka diri siapa pun figur yang ingin mendaftar. Baik kader maupun di luar kader, pendaftaran gratis tanpa ada pungutan uang pendaftaran,” pungkasnya.
Partai Demokrat Tancap Duluan
Sebelumnya, Partai Demokrat Kutim juga telah melakukan hal serupa. Mereka mengumumkan untuk membuka ruang bagi figur yang ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Senada dengan PDI-P, Partai Demokrat juga terbuka kepada figur yang statusnya bukan kader. Hal itu ditegaskan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kutai Timur Ordiansyah yang menyebut partainya membuka pintu lebar bagi siapa pun yang memiliki visi, integritas, dan komitmen untuk memajukan daerah.
“Kami ingin membangun sebuah dialektika kepada masyarakat, memberi ruang dan waktu yang cukup agar masyarakat bisa mencari, menginformasikan kepada partai. Kemudian nanti juga mungkin membantu mendaptarkan orang-orang yang menurut masyarakat itu kita butuhkan untuk perubahan dan perbaikan,” ujarnya, pada Jumat (29/03).

Partai Demokrat sendiri melakukan seleksi terhadap calon kepala daerah dengan rangkaian tahapan yang cukup ketat. Kriteria utamanya adalah integritas dan dedikasi figur dalam memajukan Kutim.
“Jadi kita ingin mengajak masyaraat cari sosok, cari figur yang kira-kira bisa memimpin. Bukan sekedar menjadi Bupati, bukan sekedar menjadi Wakil, tapi menjadi pemimpin 5 tahun untuk perubahan dan perbaikan,” tambahnya.
Pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pemilihan Kepala Daerah yang dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Partai Demokrat Kutim berharap agar proses ini akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.
“Sehingga kita tidak lagi tergopoh-gopoh hanya menampilkan figur-figur yang itu-itu saja. Sepertinya Kutim ini kok hanya itu saja, tidak ada yang lain kan. Padahal Kutim ini gudangnya orang potensial,” tandas dia. (Rls)


