banner 728x90

Mulyono Dorong Disdikbud Kutai Timur Kerja Lebih Baik 

Kutimzone.com, Sangatta – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono, telah menjadi motor penggerak perubahan dalam dunia pendidikan di daerah ini sejak mengambil alih jabatannya pada Januari 2023. Dalam delapan bulan kepemimpinannya, Mulyono telah membawa perubahan yang signifikan dengan langkah-langkah konkret.

Salah satu langkah yang diambil oleh Mulyono adalah melakukan konsolidasi dan pembenahan internal. Ini melibatkan rapat dengan pejabat, kabid, dan UPT setempat untuk menyelaraskan program dinas dengan visi dicanangkan oleh Bupati. Dua dari lima misi visi tersebut berhubungan erat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Nah pada saat saya diberikan amanah di sini, tentu langkah pertama yang dilakukan adalah konsolidasi, pembenahan dan rapat dengan seluruh pejabat, para kabid, para kasie dan juga dengan pihak UPT,” ungkap Mulyono saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (1/9/2023).

Dalam upaya mencapai pencapaian program unggulan yang tertuang dalam RPJMD Kutai Timur 2021-2026, Mulyono menyebutkan dua aspek penting yang masih perlu ditingkatkan. Pertama, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan di semua kecamatan.

Mulyono menjelaskan bahwa untuk mengatasi tantangan ini, mereka membentuk tim.

Mulyono menekankan pentingnya penyediaan sarana dan prasarana pendidikan di semua kecamatan, serta mendorong standarisasi akreditasi bagi sekolah negeri dan swasta. Untuk mengatasi hal ini, tim lapangan yang terdiri dari 32 orang dibentuk, yang berhasil mengunjungi lebih dari 800 satuan pendidikan di seluruh daerah.

Tim tersebut turun ke 18 kecamatan, 139 desa, dan 2 kelurahan, mengunjungi lebih dari 800 satuan pendidikan dalam waktu singkat.

“Tujuannya adalah untuk memotret kondisi sekolah, mendengarkan keluhan dan masalah yang dihadapi, serta mencerna harapan dari stakeholder pendidikan,” ujarnya.

Selanjutnya adalah pendataan. Data yang dikumpulkan menjadi landasan untuk perencanaan yang lebih baik.

Mulyono berpesan bahwa perencanaan yang baik harus didasarkan pada data yang akurat, dan hasil dari upaya ini akan menjadi landasan yang kuat untuk perbaikan berkelanjutan dalam sektor pendidikan di Kutai Timur hingga akhir masa jabatannya pada tahun 2024.

Mulyono menutup perbincangan ini dengan optimisme, yakin bahwa perubahan yang ia pimpin akan membawa dampak positif bagi masyarakat Kutai Timur.

“Kita buat perencanaan. Karena sejatinya menurut saya sebuah perencanaan akan bagus apabila disertai dengan data yang bagus juga,” ujarnya.

Penulis: AUDEditor: Kutimzone.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *